Makna Lagu Would That I Hozier ceritaIN tentang arti kisah cinta yang dilambangin lewat api, kayu, dan pohon. 💬
| Musisi | : | Hozier |
| Judul | : | Would That I |
| Pencipta | : | Hozier |
| Album | : | Wasteland, Baby! |
| Rilis | : | 01 Maret 2019 |
| Produser | : | Hozier feat Markus Dravs |
| Genre | : | Pop |
Makna Lagu Would That I · Hozier
Intro:
» Intro hanya membangun suasana puitis dan atmosferik, memperkenalkan nuansa lagu yang reflektif dan penuh simbolisme alam.
Bait 1:
True that I saw her hair like the branch of a tree
» Benar bahwa aku melihat rambutnya seperti dahan pohon
Willow dancin’ on air before covering me
» Pohon willow menari di udara sebelum menyelimutiku
Under cotton and calicos
» Di bawah kapas dan kain calico
Over canopy dappled long ago
» Di bawah kanopi yang bermotif sejak lama
True that love in withdrawal was the weepin’ of me
» Benar bahwa cinta yang menjauh adalah tangisanku
That the sound of the saw must be known by the tree
» Suara gergaji harus dikenali oleh pohon itu
Must be felled for to fight the cold
» Harus ditebang untuk melawan dingin
Fretted fire but that was long ago
» Api yang gelisah, tapi itu sudah lama sekali
» Bait ini menggunakan metafora alam untuk menggambarkan cinta yang telah hilang. Rambut kekasih disamakan dengan dahan pohon, dan hubungan mereka digambarkan sebagai pohon yang ditebang demi kehangatan, menyiratkan pengorbanan cinta demi bertahan hidup. Kesedihan akibat cinta yang hilang sangat mendalam dan penuh penyesalan.
Reff:
But that’s not tonight (Oh, oh)
» Tapi itu bukan malam ini (Oh, oh)
When I’m set alight (Oh, oh)
» Saat aku terbakar semangat (Oh, oh)
And I blink in sight (Oh, oh)
» Dan aku terpejam dalam cahaya (Oh, oh)
Of your blinding light (Oh, oh)
» Oleh cahaya terangmu yang menyilaukan (Oh, oh)
Oh, it’s not tonight (Oh, oh)
» Oh, ini bukan malam itu (Oh, oh)
When you hold me tight (Oh, oh)
» Saat kau memelukku erat (Oh, oh)
And the fire bright (Oh, oh)
» Dan api menyala terang (Oh, oh)
Oh, let it blaze alright (Oh, oh)
» Oh, biarkan ia menyala (Oh, oh)
Oh, but you’re good to me, oh, you’re good to me (Oh, oh)
» Oh, tapi kau baik padaku, oh, kau baik padaku (Oh, oh)
But you’re good to me, baby (Oh, oh)
» Tapi kau baik padaku, sayang (Oh, oh)
» Reff ini menunjukkan bahwa meski masa lalu penuh luka, malam ini berbeda. Cinta yang dulu menyakitkan kini digantikan oleh kehangatan dan penerimaan. Sosok kekasih yang sekarang membawa cahaya dan kehangatan baru yang menyembuhkan luka lama.
Instrumen:
» Bagian instrumen memberi ruang untuk meresapi emosi lagu, seakan mengajak pendengar merenung atas kenangan dan rasa yang belum sempat terucap.
Bait 2:
With the roar of the fire, my heart rose to its feet
» Dengan gemuruh api, hatiku berdiri tegak
Like the ashes of ash I saw rise in the heat
» Seperti abu dari abu yang kulihat naik dalam panas
Settled soft and as pure as snow
» Turun lembut dan murni seperti salju
I fell in love with the fire long ago
» Aku jatuh cinta pada api itu sejak lama
With each love I cut loose, I was never the same
» Dengan setiap cinta yang kulepaskan, aku tak pernah sama lagi
Watching still-living roots be consumed by the flame
» Melihat akar yang masih hidup dimakan api
I was fixed on your hand of gold
» Aku terpaku pada tangan emasmu
Layin’ waste to my lovin’ long ago
» Yang menghancurkan cintaku sejak lama
» Bait ini mencerminkan bagaimana pengalaman cinta masa lalu membentuk dirinya. Ia jatuh cinta pada “api” — metafora untuk hubungan yang membakar dan mengubah. Setiap kali ia melepaskan cinta, bagian dari dirinya pun berubah. Namun kini ia terpikat pada seseorang yang memiliki kekuatan yang sama, meski berpotensi melukai lagi.
Reff:
But that’s not tonight (Oh, oh)
» Tapi itu bukan malam ini (Oh, oh)
When I’m set alight (Oh, oh)
» Saat aku terbakar semangat (Oh, oh)
And I blink in sight (Oh, oh)
» Dan aku terpejam dalam cahaya (Oh, oh)
Of your blinding light (Oh, oh)
» Oleh cahaya terangmu yang menyilaukan (Oh, oh)
Oh, it’s not tonight (Oh, oh)
» Oh, ini bukan malam itu (Oh, oh)
When you hold me tight (Oh, oh)
» Saat kau memelukku erat (Oh, oh)
And the fire bright (Oh, oh)
» Dan api menyala terang (Oh, oh)
Oh, let it blaze alright (Oh, oh)
» Oh, biarkan ia menyala (Oh, oh)
Oh, but you’re good to me, oh, you’re good to me (Oh, oh)
» Oh, tapi kau baik padaku, oh, kau baik padaku (Oh, oh)
But you’re good to me, baby (Oh, oh)
» Tapi kau baik padaku, sayang (Oh, oh)
» Reff ini menunjukkan bahwa meski masa lalu penuh luka, malam ini berbeda. Cinta yang dulu menyakitkan kini digantikan oleh kehangatan dan penerimaan. Sosok kekasih yang sekarang membawa cahaya dan kehangatan baru yang menyembuhkan luka lama.
Bait 3:
So in awe, there I stood as you licked off the grain
» Dengan takjub, aku berdiri saat kau menjilat habis butiran kayu
Though I’ve handled the wood, I still worship the flame
» Meski aku telah memegang kayunya, aku tetap menyembah apinya
Long as amber of ember glows
» Selama bara masih menyala
All the “would” that I’d loved is long ago
» Semua kemungkinan (would) yang pernah kucintai sudah berlalu
» Bait ini mempertegas perasaan ketertarikan terhadap bahaya dan keindahan cinta yang menyakitkan. Meskipun ia tahu risiko cinta (kayu yang bisa terbakar), ia tetap memuja api — metafora untuk hasrat, cinta, atau hubungan yang membakar hati. Kata permainan “would” juga menyiratkan penyesalan atas harapan dan kemungkinan yang tak terwujud.
Reff:
But that’s not tonight (Oh, oh)
» Tapi itu bukan malam ini (Oh, oh)
When I’m set alight (Oh, oh)
» Saat aku terbakar semangat (Oh, oh)
And I blink in sight (Oh, oh)
» Dan aku terpejam dalam cahaya (Oh, oh)
Of your blinding light (Oh, oh)
» Oleh cahaya terangmu yang menyilaukan (Oh, oh)
Oh, it’s not tonight (Oh, oh)
» Oh, ini bukan malam itu (Oh, oh)
When you hold me tight (Oh, oh)
» Saat kau memelukku erat (Oh, oh)
And the fire bright (Oh, oh)
» Dan api menyala terang (Oh, oh)
Oh, let it blaze alright (Oh, oh)
» Oh, biarkan ia menyala (Oh, oh)
Oh, but you’re good to me, oh, you’re good to me (Oh, oh)
» Oh, tapi kau baik padaku, oh, kau baik padaku (Oh, oh)
But you’re good to me, baby (Oh, oh)
» Tapi kau baik padaku, sayang (Oh, oh)
» Reff ini menunjukkan bahwa meski masa lalu penuh luka, malam ini berbeda. Cinta yang dulu menyakitkan kini digantikan oleh kehangatan dan penerimaan. Sosok kekasih yang sekarang membawa cahaya dan kehangatan baru yang menyembuhkan luka lama.
[fozura_musikin_baca_juga_atas musisi=”603959″]
[fozura_musikin_embed_youtube_shortcode id_youtube=”fsu5ZZwzFyk”]
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 17.465.025 | 132.000 | 1.490 | 30 Juli 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu Would That I | Hozier
| Mixing | : | Andrew Scheps |
| Mastering | : | Greg Calbi |
| Engineer Rekaman | : | Robbie Nelson feat Iain Berryman |
| Assistant Engineer | : | Nathaniel Graham |
| Programmer | : | Markus Dravs |
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Hozier:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’603959′ musisi_href=” album=’188380′]
[fozura_musikin_az_musisi nada=”D” judul=”Would That I” musisi=”Hozier” type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Would That I
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Hozier?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Lagu ini tuh puitis banget, kayak kisah cinta yang dilambangin lewat api, kayu, dan pohon 🌳🔥.
Ada rasa kehilangan, tapi juga keindahan dari cinta yang pernah membara dalam hidupnya 🌬️❤️🔥.
Di bait pertama, dia gambarin cinta itu kayak pohon yang ditebang buat jadi api pemanas 🌲🪓.
Ada rasa pedih saat cinta hilang, tapi juga hangat karena pernah dicintai sedalam itu 🥹🕯️.
Reff-nya nyentuh banget—dia bilang “itu bukan malam ini”, artinya luka itu masa lalu 💭🌌.
Sekarang dia udah ketemu cinta yang baru, yang bikin hidupnya nyala lagi kayak api terang ✨🔥.
Bait kedua dan ketiga ngasih gambaran kalau dia pernah “terbakar” cinta berkali-kali 💔🔥.
Tapi meski disakiti, dia tetap menghormati cinta itu, tetap “menyembah apinya” 🔥🫶.
Kalau kamu pernah jatuh cinta dan belajar banyak dari patah hati, lagu ini relate banget.
Share ke temen atau mantan yang pernah jadi “api” dalam hidup kamu ya 🔁🎶💌.
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Jumat tanggal 01 Maret 2019
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Ahmad Alveyn,
Would That I, Hozier, Would That I Hozier
Makna Lagu Would That I, Makna Lagu Hozier, Makna Lagu Would That I Hozier, Lagu W, Musisi H,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Hozier, Markus Dravs, Hozier, Andrew Scheps, Greg Calbi, Robbie Nelson, Iain Berryman, Nathaniel Graham, Markus Dravs, Markus Dravs, Alex Ryan, Rory Doyle, Alex Ryan, Hozier, Alex Ryan, Hozier, Rory Doyle, Alex Ryan, Hozier, Hozier, Markus Dravs, Rory Doyle, Alex Ryan, Hozier, Hozier, Hozier, Hozier, Rubyworks
Hal Terkait:
Musik Irlandia, Pop
Tanggal Terkait:
01, Maret, 2019, 01 Maret, Maret 2019, 01 Maret 2019

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.