Bait 1: The sun has lost its light, the clock has lost its row » Matahari telah kehilangan cahayanya, jam pun kehilangan arah It has been stolen » Semua itu telah dicuri What should I do if the rain never stops » Apa yang harus aku lakukan jika hujan tak pernah berhenti And I can’t find the place to hide » Dan aku tak bisa menemukan tempat untuk bersembunyi
» Bait pertama ini menggambarkan perasaan kebingungan dan ketidakberdayaan, seolah-olah dunia sedang berantakan, dan tak ada tempat untuk mencari perlindungan.
Bait 2: I can’t hold it any longer » Aku tak bisa menahan ini lebih lama To watch them fade away » Untuk melihat mereka memudar To watch you with someone else » Untuk melihatmu bersama orang lain I forgot to renew my script » Aku lupa untuk memperbarui naskahku Yes, I forgot my whole role » Ya, aku lupa peranku sepenuhnya I am fake » Aku palsu You won’t try to save me, how could I say that I’m fine? » Kamu tak akan mencoba menyelamatkanku, bagaimana aku bisa bilang aku baik-baik saja?
» Bait kedua ini memperlihatkan perasaan kesakitan dan ketidakmampuan untuk berbuat apa-apa, seolah dirinya kehilangan arah dan tidak lagi tahu peran yang seharusnya dimainkan dalam hubungan tersebut.
Reff: Then I will build the wall to say goodbye » Maka aku akan membangun tembok untuk mengucapkan selamat tinggal The strong one that you can’t walk through this way » Tembok yang kuat, yang tak bisa kamu tembus Even if you broke the wall, I will deny! » Bahkan jika kamu merobohkan tembok itu, aku akan menolaknya! That’s the only way to make me feel okay » Itu satu-satunya cara agar aku merasa baik-baik saja
» Reff ini menyiratkan keputusan untuk melindungi diri dengan membangun tembok emosional, meskipun orang lain berusaha merobohkannya. Ini adalah bentuk perlindungan diri dari rasa sakit.
Bridge: (There’s no room for sympathy) » (Tak ada ruang untuk rasa simpati) (Let me see the real you from afar) » (Biarkan aku melihat dirimu yang asli dari jauh) (But don’t you ever look back) » (Tapi jangan pernah kamu menoleh ke belakang) (I’m sick of sympathy) » (Aku lelah dengan rasa simpati) (Every poison on your sight) » (Setiap racun di pandanganmu) (Every bane on your touch) » (Setiap bahaya pada sentuhanmu) (Seems surreal) » (Semua itu terasa tidak nyata) (It grows the tree of hate) » (Itu menumbuhkan pohon kebencian)
» Bridge ini menyampaikan perasaan penolakan terhadap segala bentuk simpati, melihat orang lain dengan cara yang berbeda, dan merasakan bagaimana kebencian tumbuh karena segala kejahatan yang ada.
Bait 3: I can’t hold it any longer » Aku tak bisa menahan ini lebih lama To watch them fade away » Untuk melihat mereka memudar To watch you with someone else » Untuk melihatmu bersama orang lain But, I know who you are » Tapi, aku tahu siapa dirimu I know what you are » Aku tahu apa yang kamu lakukan You are fake » Kamu itu palsu You won’t try to save me, how could I say that I’m fine? » Kamu tak akan mencoba menyelamatkanku, bagaimana aku bisa bilang aku baik-baik saja?
» Bait ketiga ini lebih menegaskan bahwa penyadaran akan kebohongan dan pengkhianatan orang lain telah datang, dan orang tersebut merasa terperangkap dalam kebohongan yang mereka alami.
Reff: Then I will build the wall to say goodbye » Maka aku akan membangun tembok untuk mengucapkan selamat tinggal The strong one that you can’t walk through this way » Tembok yang kuat, yang tak bisa kamu tembus Even if you broke the wall, I will deny! » Bahkan jika kamu merobohkan tembok itu, aku akan menolaknya! That’s the only way to make me feel okay » Itu satu-satunya cara agar aku merasa baik-baik saja Then I will build the wall to say goodbye » Maka aku akan membangun tembok untuk mengucapkan selamat tinggal The strong one that you can’t walk through this way » Tembok yang kuat, yang tak bisa kamu tembus Even if you broke the wall, I will deny! » Bahkan jika kamu merobohkan tembok itu, aku akan menolaknya! That’s the only way to make me feel okay » Itu satu-satunya cara agar aku merasa baik-baik saja
» Reff ini menyiratkan keputusan untuk melindungi diri dengan membangun tembok emosional, meskipun orang lain berusaha merobohkannya. Ini adalah bentuk perlindungan diri dari rasa sakit.
Outro: (Night grows longer) » Malam semakin panjang (And brings the broken moon) » Dan membawa bulan yang hancur (Hangs silent on the walls of death) » Gantung sunyi di tembok kematian (In the other side) » Di sisi lain (Time is passing too fast) » Waktu berjalan terlalu cepat (Love like you’ve never been hurt) » Cintailah seolah kamu belum pernah terluka (You’re gonna be okay) » Kamu akan baik-baik saja It’s gonna be okay » Akan baik-baik saja It’s gonna be okay » Akan baik-baik saja It’s gonna be okay » Akan baik-baik saja It’s gonna be okay » Akan baik-baik saja
» Outro ini memberikan harapan meskipun melalui perjalanan yang gelap dan penuh rasa sakit. Namun pada akhirnya, ada keyakinan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Lagu inituh banyak banget nunjukkin putus asa dan kesedihan yang dalam banget. Seperti saat kita mengirim lamaran kerja tapi belum dapet panggilan juga.
Meskipun begitu, penyanyi juga mengirim pesan lewat akhir lagu bahwa mereka memiliki harapan untuk maju ke depan.
Ya, memang perjalanan hidup itu gak selamanya lurus, pasti akan ada kehilangan atau pun penolakan. Termasuk CV yang ditolak HRD.
Walau dikelilingi kesedihan, jangan lupa untuk ikhlas dan mencoba lagi ya, guys!
Ayo share lagu ini ke teman-temanmu!
3. Makna Lagu
Menurut Kumparan.com For Revenge memiliki lagu yang sering kali menceritakan tentang patah hati, penyesalan, dan usaha melupakan mantan. Seperti Lagu “Serana”, misalnya, tentang rasa galau dan kesulitan untuk melupakan seseorang yang pernah sangat berarti. Begitu juga dengan “The Wall” yang menunjukan rasa sakitnya ketika ia gak tahu lagi harus berbuat apa pada hubungannya saat ini.
[fozura_musikin_banner_melirik]
Temukan makna lagu, chord gampang, dan lirik lengkap The Wall-For Revenge di sini. Mudah di mainkan dan cocok untuk pemula.
FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
For Revenge memiliki lagu yang sering kali menceritakan tentang patah hati, penyesalan, dan usaha melupakan mantan.
Sumber
Katalog Musik. 2024. Lirik Lagu For Revenge – Serana dan Maknanya tentang Kegalauan Hati. https://kumparan.com/katalog-musik/lirik-lagu-for-revenge-serana-dan-maknanya-tentang-kegalauan-hati-23Xlzehw4CV. kita baca pukul 12:57 WIB Hari Minggu, 25 May 2025
Lagu For Revenge aliran apa?
for Revenge adalah sebuah grup musik Rock Alternatif yang debut di Bandung pada tahun 2006.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.