Makna Lagu Points Of Authority Linkin Park ceritaIN tentang arti hubungan super toksik dan pentingnya ngacir dari hubungan yang bikin kamu menderita. 💬
| Musisi | : | Linkin Park |
| Judul | : | Points Of Authority |
| Album | : | Hybrid Theory (Bonus Edition) |
| Rilis | : | 25 Oktober 2015 |
| Produser | : | Don Gilmore |
| Genre | : | Alternatif, Elektronik, Rock |
Makna Lagu Points Of Authority · Linkin Park
Bait 1:
You love the way I look at you
» Kau menyukai cara aku memandangmu
While taking pleasure in the awful things you put me through
» Sambil menikmati hal-hal buruk yang kau lakukan padaku
You take away if I give in
» Kau akan merampas jika aku menyerah
My life, my pride is broken
» Hidupku, harga diriku telah hancur
» Bait pertama menggambarkan hubungan yang toksik, di mana seseorang terus menyakiti si penyanyi, namun tetap ingin dicintai. Setiap bentuk kelemahan atau kepasrahan justru dimanfaatkan untuk menghancurkan lebih dalam. Ini adalah refleksi dari dinamika emosional yang merusak dan penuh manipulasi.
Reff:
You like to think you’re never wrong
» Kau suka berpikir bahwa dirimu tak pernah salah
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You have to act like you’re someone
» Kau merasa harus bertindak seolah kau seseorang yang penting
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You want someone to hurt like you
» Kau ingin orang lain merasakan sakit yang kau rasakan
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You want to share what you have been through
» Kau ingin membagikan penderitaan yang telah kau alami
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
» Reff ini menggambarkan seseorang yang menyembunyikan rasa sakitnya dengan menjadi keras dan menyakiti orang lain. Mereka menolak untuk mengakui kesalahan dan lebih memilih membuat orang lain ikut menderita agar tidak merasa sendirian. Ada trauma mendalam yang menjadikan mereka sosok yang manipulatif dan dingin.
Bait 2:
You love the things I say I’ll do
» Kau menyukai hal-hal yang kukatakan akan kulakukan
The way I hurt myself again just to get back at you
» Cara aku menyakiti diriku lagi hanya untuk membalasmu
You take away when I give in
» Kau mengambil saat aku menyerah
My life, my pride is broken
» Hidupku, harga diriku hancur
» Bait kedua mengulang tema relasi yang menyakitkan, menunjukkan bahwa si penyanyi pun mulai menyakiti dirinya sendiri sebagai bentuk balas dendam, namun tetap jatuh dalam permainan sang pasangan. Ini menunjukkan siklus toksik yang berulang dan menyiksa secara emosional.
Pre-Reff:
Forfeit the game before somebody else
» Menyerahlah sebelum orang lain
Takes you out of the frame and puts your name to shame
» Mengeluarkanmu dari permainan dan mempermalukanmu
Cover up your face, you can’t run the race
» Tutupi wajahmu, kau tak bisa lari dalam perlombaan ini
The pace is too fast, you just won’t last
» Ritmenya terlalu cepat, kau takkan bertahan
» Pre-reff ini mengulang kembali pesan yang tegas: jika kau tak mampu menghadapi kerasnya kenyataan, lebih baik menyerah sekarang sebelum dunia sendiri yang menjatuhkanmu. Ini menggambarkan tekanan mental dan sosial yang sangat intens.
Reff:
You like to think you’re never wrong
» Kau suka berpikir bahwa dirimu tak pernah salah
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You have to act like you’re someone
» Kau merasa harus bertindak seolah kau seseorang yang penting
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You want someone to hurt like you
» Kau ingin orang lain merasakan sakit yang kau rasakan
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You want to share what you have been through
» Kau ingin membagikan penderitaan yang telah kau alami
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
» Reff ini kembali menegaskan bahwa luka batin dari masa lalu tidak hanya disimpan, tetapi diwariskan melalui rasa sakit yang ditularkan ke orang lain. Siklus kekerasan emosional ini menjadi semacam warisan yang tidak pernah benar-benar disadari oleh pelakunya.
Reff (Akhir):
You like to think you’re never wrong – Forfeit the game
» Kau suka merasa bahwa kau selalu benar – Menyerahlah dari permainan
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You have to act like you’re someone – Forfeit the game
» Kau bertindak seolah menjadi orang lain – Menyerahlah dari permainan
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You want someone to hurt like you – Forfeit the game
» Kau ingin orang lain merasa sakit seperti dirimu – Menyerahlah dari permainan
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
You want to share what you have been through
» Kau ingin membagikan penderitaanmu
(You live what you’ve learned)
» Kau menjalani apa yang telah kau pelajari
» Bagian akhir ini mempertemukan dua elemen utama lagu: dendam emosional dan kegagalan untuk bertumbuh. Dengan menekankan bahwa semua luka dan sikap destruktif adalah hasil dari pembelajaran yang keliru, lagu ini menyampaikan bahwa jika seseorang tidak keluar dari lingkaran ini, mereka akan terus “menjalani apa yang telah mereka pelajari” dan mewariskan rasa sakit itu pada orang lain.
[fozura_musikin_baca_juga_atas musisi=”404957″]
[fozura_musikin_embed_youtube_shortcode id_youtube=”yoCD5wZEgo4″]
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 10.481.204 | 112.000 | 2.594 | 27 Mei 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu Points Of Authority | Linkin Park
| Penulis Lagu | : | Brad Delson, Rob Bourdon, Mr. Hahn, Mike Shinoda feat Chester Bennington |
| MC | : | Mike Shinoda |
| Vokal | : | Chester Bennington feat Mike Shinoda |
| Vokal Utama | : | Chester Bennington |
| Turntable | : | Mr. Hahn |
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Linkin Park:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’404957′ musisi_href=” album=’198249′]
[fozura_musikin_az_musisi nada=”E” judul=”Points Of Authority” musisi=”Linkin Park” type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Points Of Authority
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Linkin Park?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
🤔 Lagu “Points Of Authority” kayaknya ngomongin tentang hubungan toksik, gengs!
Si penyanyi kayaknya lagi terjebak dalam hubungan di mana pasangannya menikmati penderitaan si penyanyi.
Dia malah dimanfaatkan dan disakiti.
💔 Liriknya menggambarkan bagaimana pasangannya ini senang melihat si penyanyi terluka dan merasa bersalah.
Siklus kekerasan verbal dan emosional ini terus berulang, dan si penyanyi pun makin terpuruk.
Dia merasa tak berdaya.
😠 Reff-nya itu menohok banget!
Pasangannya merasa selalu benar dan ingin orang lain merasakan sakit yang sama kayak yang dia alami.
Ini menunjukkan sifat narsis dan manipulatif yang jahat.
🔥 Pesan lagu ini penting banget, lho!
Kita harus waspada terhadap hubungan-hubungan yang merusak dan berani untuk keluar dari siklus kekerasan.
Share lagu ini ke temen dan keluarga kamu, yuk!
Semoga mereka bisa belajar dari lagu ini.
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Minggu tanggal 25 Oktober 2015
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Yanuar Fathurrahman,
Points Of Authority, Linkin Park, Points Of Authority Linkin Park
Makna Lagu Points Of Authority, Makna Lagu Linkin Park, Makna Lagu Points Of Authority Linkin Park, Lagu P, Musisi L,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Don Gilmore, Brad Delson, Rob Bourdon, Mr. Hahn, Mike Shinoda, Chester Bennington, Mike Shinoda, Chester Bennington, Mike Shinoda, Chester Bennington, Mr. Hahn, Mr. Hahn, Mike Shinoda, Mike Shinoda, Brad Delson, Brad Delson, Rob Bourdon, Steve Sisco, John Ewing Jr., Don Gilmore, Matt Griffin, Mike Shinoda, Andy Wallace, Brian Gardner, Jeff Blue, Warner Records, Big Bad Mr. Hahn Music, Chesterchaz Publishing, Kenji Kobayashi Music, Nondisclosure Agreement Music, Rob Bourdon Music, Zomba Music, Warner Music Group, Warner Music Group, Warner Music Group
Hal Terkait:
Musik Amerika Serikat, Alternatif, Elektronik, Rock
Tanggal Terkait:
25, Oktober, 2015, 25 Oktober, Oktober 2015, 25 Oktober 2015
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.