Makna Lagu NOAH Cinta Bukan Dusta, Lirik & Chord Gampang Lengkap

Makna Lagu NOAH – Cinta Bukan Dusta ceritaIN tentang arti Oke, ini dia resume satu kalimatnya, gaya bahasa ngobrol Cinta Bukan Dusta tuh kayak curhatan patah hati ke temen, tentang sakitnya dibohongi orang yang kita sayang dan kenangan manis yang tetep membekas.. 💬

Transpose
C D E F G A B

Musisi : NOAH
Judul : Cinta Bukan Dusta
Pencipta :
Album :
Rilis :
Produser :
Genre :

Makna Lagu NOAH · Cinta Bukan Dusta

Tentu, ini dia makna lagu “Cinta Bukan Dusta” dari NOAH, dianalisis berdasarkan lirik yang kamu berikan:

Intro:
» Intro dengan melodi yang sederhana namun mengalun, menciptakan suasana melankolis dan kerentanan, seolah mempersiapkan pendengar untuk sebuah pengakuan yang mendalam.

Bait 1 (*):
Bergelut udang di dalam laut
Mendengar engkau meninggalkanku
Bergulung ombak samudra
Tak rela kau pergi..

» Bait ini menggunakan metafora alam untuk menggambarkan perasaan sakit dan penolakan atas perpisahan. “Udang bergelut” dan “ombak bergulung” mencerminkan kekacauan emosional yang dirasakan saat mendengar kabar ditinggalkan. Ketidakrelaan tergambar jelas.

Bait 2 (#):
Berjatuhan daun daun hijau
Walaupun belum musimnya kini
Tak akanpun bersemi lagi
Di dalam hatiku..

» Metafora alam berlanjut, kali ini dengan “daun-daun hijau” yang seharusnya masih hidup, namun gugur sebelum waktunya. Ini melambangkan harapan dan cinta yang mati sebelum waktunya, dan keyakinan bahwa cinta itu tidak akan bersemi kembali di hatinya.

Reff:
Mengapa berdusta
Hanya untuk cinta
Tak pernah kusangka
Sampai di sini..

Beribu cerita
Berbaris di sini
Akan kusimpan
Dalam hati

» Inti lagu ini mengungkapkan kekecewaan dan kebingungan atas kebohongan yang dilakukan demi cinta. Ada rasa tidak percaya bahwa hubungan harus berakhir di titik ini. Kenangan indah (“beribu cerita”) akan tetap disimpan di hati, meskipun perpisahan menyakitkan.

Kembali ke: Reff, ), #)
»
Pengulangan Reff, Bait 1, dan Bait 2 menekankan rasa sakit, kebingungan, dan penolakan yang mendalam atas perpisahan tersebut.*

Outro:
di dalam hatiku..
di dalam hatiku..
di dalam hatiku..

» Pengulangan “di dalam hatiku” di akhir lagu menunjukkan bahwa meskipun perpisahan terjadi, kenangan dan rasa sakitnya akan tetap terukir dalam hati selamanya.

Kesimpulan Keseluruhan:

Lagu “Cinta Bukan Dusta” dari NOAH adalah ungkapan kesedihan, kekecewaan, dan penolakan atas sebuah perpisahan. Liriknya menggunakan metafora alam yang kuat untuk menggambarkan kekacauan emosional dan hilangnya harapan. Meskipun ada rasa sakit dan kebingungan, ada juga penerimaan bahwa kenangan indah akan tetap disimpan di hati. Tema utama lagu ini adalah tentang cinta yang dikhianati dan dampak emosional yang mendalam akibat perpisahan.

Baca Juga:

  • Chord NOAH · Cinta Bukan Dusta
  • Lirik NOAH · Cinta Bukan Dusta
  • [fozura_musikin_az_musisi type=”makna_lagu”]

    MeLirik Lagu NOAH – Cinta Bukan Dusta

    Salam #MasBro #MbakBro
    Yuk MeLirik makna/artinya

    1. NOAH – Cinta Bukan Dusta?

    Apa arti lagu ini?
    Maknanya menceritakan tentang apa?

    Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.

    2. musikIN

    Intinya, lagu “Cinta Bukan Dusta” dari NOAH ini nyesek banget! Ceritanya tentang seseorang yang ditinggalin dan merasa dibohongi sama orang yang dicintainya. Sakitnya tuh di sini, di dalam hati!

    Liriknya puitis, pakai perumpamaan alam kayak udang di laut dan daun berguguran. Ini nunjukkin betapa hancurnya perasaan si penyanyi pas tahu cintanya kandas. Nggak rela banget dia!

    Terus, di reff-nya dia nanya, “Kenapa sih harus bohong demi cinta?” Kayak nggak habis pikir gitu, kenapa cinta harus diwarnai kebohongan. Padahal, kenangan indah tetep tersimpan rapi di hati. ✨

    Jadi, buat kamu yang pernah ngerasain patah hati karena dibohongi, lagu ini relate banget! Bikin ingat masa lalu yang perih. Jangan lupa share lagu ini ke teman atau keluarga yang lagi galau ya!

    3. namamu disini

    [fozura_musikin_banner_melirik]

    Semoga bermanfaat.
    Seneng bisa berbagi.

    [fozura_musikin_banner_pasangin]

    Terbit

    dalam

    karya

    Comments

    Tinggalkan Balasan