Makna Lagu Live Like You Were Dying Tim McGraw ceritaIN tentang arti nikmati hidup sekarang juga, kayak besok kiamat! 💬
Makna Lagu Live Like You Were Dying · Tim McGraw
Intro:
» Musik pembuka menciptakan suasana reflektif yang mendukung tema emosional dari lagu ini.
Bait 1:
He said I was in my early forties with a lot of life before me
» Katanya aku waktu itu berusia awal empat puluhan dengan hidup yang masih panjang di depan
and a moment came that stopped me on a dime
» lalu ada satu momen yang menghentikanku seketika
I spent most of the next days looking at the x-rays
» Hari-hari berikutnya kuhabiskan menatap hasil rontgen
talking ‘bout the options and talkin’ ‘bout sweet time
» membahas pilihan-pilihan dan tentang waktu yang begitu berharga
I asked him when it sank in if this might really be the real end
» Aku bertanya padanya, kapan kesadaran itu muncul bahwa ini mungkin benar-benar akhir hidupnya
How’s it hit ‘cha when you get that kind of news, man what’cha do
» Gimana rasanya dapat kabar seperti itu, lalu apa yang kau lakukan
» Bait ini menceritakan seseorang yang diberi kabar buruk mengenai kesehatannya, mungkin diagnosis penyakit serius. Reaksinya adalah refleksi mendalam tentang hidupnya dan bagaimana kabar itu mengubah sudut pandangnya secara drastis.
Reff:
I went sky diving
» Aku mencoba terjun payung
I went rocky mountain climbing
» Aku mendaki gunung-gunung berbatu
I went two point seven seconds on a bull named Fu Man Chu
» Aku menunggang banteng bernama Fu Man Chu selama 2,7 detik
And I loved deeper and I spoke sweeter and I gave forgiveness I’d been denying
» Aku mencintai lebih dalam, berbicara lebih lembut, dan memberi maaf yang selama ini kutahan
and he said some day I hope you get the chance to live like you were dying
» Dan katanya, semoga suatu hari kamu punya kesempatan untuk hidup seolah-olah kamu sedang sekarat
» Reff ini menggambarkan bagaimana ancaman kematian membuat seseorang hidup lebih berani, lebih jujur, dan lebih penuh kasih. Ia melakukan hal-hal yang dulu tidak ia berani lakukan, dan memperbaiki hubungannya dengan orang-orang di sekitarnya.
Bridge:
» Musik transisi menandai perubahan suasana dari perenungan menjadi tindakan dan perubahan hidup.
Bait 2:
He said I was finally the husband that most the time I wasn’t
» Katanya, akhirnya aku jadi suami yang dulu sering aku abaikan perannya
And I became a friend a friend would like to have
» Aku pun menjadi teman yang memang pantas dijadikan teman
And all of a sudden going fishin’ wasn’t such an imposition
» Dan tiba-tiba memancing tidak lagi jadi beban
And I went three times that year I lost my dad
» Aku pergi memancing tiga kali di tahun saat ayahku meninggal
Well I finally read the Good Book
» Akhirnya aku membaca Kitab Suci
and I took a good long hard look at what I’d do if I could do it all again and then…
» Dan aku benar-benar memikirkan dengan dalam apa yang akan kulakukan jika bisa mengulang semuanya…
» Bait ini menunjukkan perubahan besar dalam karakter si tokoh—menjadi pribadi yang lebih peduli, spiritual, dan menghargai hubungan dengan orang lain. Kehilangan orang yang dicintai membuatnya makin menyadari pentingnya waktu dan kehadiran.
Reff:
I went sky diving
» Aku mencoba terjun payung
I went rocky mountain climbing
» Aku mendaki gunung-gunung berbatu
I went two point seven seconds on a bull named Fu Man Chu
» Aku menunggang banteng bernama Fu Man Chu selama 2,7 detik
And I loved deeper and I spoke sweeter and I gave forgiveness I’d been denying
» Aku mencintai lebih dalam, berbicara lebih lembut, dan memberi maaf yang selama ini kutahan
and he said some day I hope you get the chance to live like you were dying
» Dan katanya, semoga suatu hari kamu punya kesempatan untuk hidup seolah-olah kamu sedang sekarat
Like tomorrow was a gift and you got eternity to think about what you’d do with it
» Seolah esok adalah hadiah dan kamu punya selamanya untuk memikirkan apa yang akan kamu lakukan dengannya
What could you do with it
» Apa yang bisa kamu lakukan dengan itu
What could I do with it
» Apa yang bisa aku lakukan dengan itu
What would I do with it
» Apa yang akan aku lakukan dengan itu
» Di bagian ini, penyanyi mempertanyakan bagaimana jika setiap orang menghidupi hari-harinya seolah itu adalah hari terakhirnya. Ia mengajak pendengar merenungkan makna hidup dan pilihan yang diambil ketika sadar waktu kita terbatas.
Reff:
I went sky diving
» Aku mencoba terjun payung
I went rocky mountain climbing
» Aku mendaki gunung-gunung berbatu
I went two point seven seconds on a bull named Fu Man Chu
» Aku menunggang banteng bernama Fu Man Chu selama 2,7 detik
And I loved deeper and I spoke sweeter and I watched an eagle as it was flying
» Aku mencintai lebih dalam, berbicara lebih lembut, dan memperhatikan seekor elang saat ia terbang
and he said some day I hope you get the chance to live like you were dying
» Dan katanya, semoga suatu hari kamu punya kesempatan untuk hidup seolah-olah kamu sedang sekarat
To live like you were dying
» Untuk hidup seolah-olah kamu sedang sekarat
» Reff terakhir ini menegaskan kembali pesan utama lagu—bahwa menyadari kefanaan hidup bisa mengubah seseorang menjadi lebih berani, lebih penuh kasih, dan lebih hadir dalam setiap detik kehidupannya.
[fozura_musikin_baca_juga_atas musisi=”639122″]
[fozura_musikin_embed_youtube_shortcode id_youtube=”Wzruh76X5a0″]
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 1.137.243 | 14.000 | 226 | 25 Juni 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu Live Like You Were Dying | Tim McGraw
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Tim McGraw:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’639122′ musisi_href=” album=’195505′]
[fozura_musikin_az_musisi nada=”D” judul=”Live Like You Were Dying” musisi=”Tim McGraw” type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Live Like You Were Dying
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Tim McGraw?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
😊 Lagu “Live Like You Were Dying” ini bercerita tentang seseorang yang mendapat kabar buruk tentang kesehatannya.
Mendadak, ia merenungkan bagaimana cara menjalani hidup yang lebih bermakna.
Dia menyadari betapa banyak waktu yang terbuang sia-sia.
🤔 Mendapat vonis penyakit serius membuatnya berubah total.
Dia melakukan hal-hal ekstrem yang sebelumnya tak terpikirkan, seperti skydiving dan rodeo.
Ia juga memperbaiki hubungan dengan orang-orang terdekatnya.
🤠 Bagian “loved deeper, spoke sweeter, gave forgiveness” menunjukkan perubahan sikapnya yang lebih menghargai setiap momen dan memperbaiki hubungan yang kurang harmonis.
Dia seolah mendapatkan “second chance” untuk hidup lebih baik.
🥳 Pesan lagu ini simpel banget: hargai setiap hari seolah-olah hari ini hari terakhir.
Lakukan hal yang selama ini ditunda, perbaiki hubungan, dan wujudkan mimpi-mimpi.
Share lagu ini ke teman dan keluargamu, yuk!
Biar mereka juga terinspirasi untuk hidup lebih bermakna!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Senin tanggal 07 Juni 2004
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Ema Septiani,
Live Like You Were Dying, Tim McGraw, Live Like You Were Dying Tim McGraw
Makna Lagu Live Like You Were Dying, Makna Lagu Tim McGraw, Makna Lagu Live Like You Were Dying Tim McGraw, Lagu L, Musisi T,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Tim Nichols, Craig Wiseman, Darran Smith, Byron Gallimore, Tim McGraw, Julian King, Steve Churchyard, David Bryant, Greg Lawrence, Erik Lutkins, Jason Gantt, Jesse Chrisman, Matthew Cullen, Byron Gallimore, Tim McGraw, Hank Williams, Harry McCarthy, John Prestia, Mike Rector, Greg Barnhill, David Campbell, Suzie Katayama, Bob Minner, Denny Hemingson, Darran Smith, John Marcus, Jeff McMahon, Jeff McMahon, Jeff McMahon, Jeff McMahon, Jeff McMahon, Armen Garabedian, Berj Garabedian, Charlie Bisharat, Darius Campo, Mario DeLeon, Natalie Leggett, Sara Parkins, Susan Chatman, Evan Wilson, Robert Becker, Larry Corbett, Suzie Katayama, Dean Brown, Dean Brown, David Dunkley, Curb Records, Curb Records, Curb Records, Big Loud Shirt, Red Toe Rocker, Round Hill Music, Allaire Studios (Shokan, NY), Emerald Sound Studios, Essential Sound
Hal Terkait:
Musik Amerika, Balada, Country
Tanggal Terkait:
07, Juni, 2004, 07 Juni, Juni 2004, 07 Juni 2004
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.