Makna Lagu Iwan Fals – Terminal (Ian Antono and Franky S) ceritaIN tentang arti Terminal tuh kayak ngajak kita ngeliat kehidupan yang kadang keras banget, tapi tetep ada secercah harapan kok, bro! . 馃挰
| Musisi | : | Iwan Fals |
| Judul | : | Terminal (Ian Antono and Franky S) |
| Pencipta | : | … |
| Album | : | … |
| Rilis | : | … |
| Produser | : | … |
| Genre | : | … |
Makna Lagu Iwan Fals 路 Terminal (Ian Antono and Franky S)
Tentu, ini dia interpretasi makna lagu “Terminal” dari Iwan Fals (Ian Antono & Franky S) sesuai format yang kamu berikan:
Intro:
禄 Intro dengan gitar yang khas menciptakan suasana yang sederhana namun menggambarkan hiruk pikuk dan kehidupan yang keras di terminal.
Bait 1:
Hangatnya matahari
Membakar tapak kaki
Siang itu di sebuah
Terminal yang tak rapi
禄 Menggambarkan kondisi fisik terminal yang panas dan tidak teratur. Panasnya matahari yang membakar kaki adalah metafora untuk kerasnya kehidupan yang harus dijalani.
Bait 2:
Wajah pejalan kaki
Kusut mengutuk hari
Jari-jari kekar kondektur
Genit goda daki
禄 Menggambarkan kesusahan dan frustrasi orang-orang di terminal. Ekspresi wajah yang kusut dan jari kondektur yang “genit goda daki” menunjukkan kondisi sosial yang tidak ideal.
Bait 3:
Dari sebelah warung
Sebuah WC umum
Irama melayu terdengar
Akrab mengalun
禄 Menjelaskan suasana terminal yang campur aduk, antara kebutuhan dasar (WC umum), hiburan sederhana (irama melayu), dan kehidupan sehari-hari.
Reff:
Iringi..deru mesin-mesin
Iringi..tangis yang kemarin
禄 Deru mesin-mesin melambangkan kehidupan yang terus berjalan, sementara “tangis yang kemarin” menggambarkan kesedihan dan kesulitan yang dialami orang-orang di terminal.
Musik:
禄 Musik pada bagian ini memberikan jeda untuk meresapi gambaran kehidupan di terminal yang telah diungkapkan.
Bait 4:
Bocah kurus tak berbaju
Yang tak kenal bapaknya
Tajam matamu liar
Mencari mangsa
禄 Menggambarkan kemiskinan dan kerasnya kehidupan anak-anak di terminal. Mata yang tajam dan liar menunjukkan perjuangan untuk bertahan hidup.
Bait 5:
Ramai para pedagang
Datang tawarkan barang
Ratap pengemis bak
Meriam dalam perang
禄 Menggambarkan hiruk pikuk aktivitas ekonomi dan permohonan orang-orang yang kurang beruntung. “Ratap pengemis bak meriam dalam perang” adalah metafora yang kuat untuk keputusasaan.
Reff II:
Iringi..deru mesin-mesin
Iringi..tangis yang kemarin
Iringi..deru mesin-mesin
Iringi..tangis yang kemarin
禄 Penegasan kembali bahwa kehidupan terus berjalan meskipun diiringi kesedihan dan kesulitan.
Bridge:
Aku datangi kamu lewat lagu
Ku datangi kamu
Langitku…masih biru..
Nyanyian duka nyanyian suka
Tarian duka tarian suka
Apakah ada bedanya..
禄 Meskipun hidup di terminal penuh dengan kesulitan, masih ada harapan (“langitku masih biru”). Pertanyaan “Apakah ada bedanya” antara duka dan suka menyiratkan bahwa keduanya adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan.
Musik:
禄 Musik pada bagian ini memberikan waktu untuk merenungkan harapan dan pertanyaan filosofis tentang kehidupan.
Outro:
Iringi..deru mesin-mesin
Ku datangi kamu lewat lagu
Iringi..tangis yang kemarin
Ku datangi kamu..
Iringi..deru mesin-mesin
Ku datangi kamu lewat lagu
Iringi..tangis yang kemarin
Ku datangi kamu..
禄 Lagu diakhiri dengan pesan bahwa meskipun hidup penuh dengan kesulitan dan kesedihan, melalui lagu, penyanyi mencoba mendekati dan memahami kehidupan orang-orang di terminal.
Secara keseluruhan, lagu “Terminal” menggambarkan realitas kehidupan yang keras dan penuh perjuangan di sebuah terminal. Namun, di tengah kesusahan, masih ada harapan dan semangat untuk terus bertahan. Lagu ini juga menyiratkan pesan tentang pentingnya solidaritas dan empati terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.
Baca Juga:
[fozura_musikin_az_musisi type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Iwan Fals – Terminal (Ian Antono and Franky S)
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Iwan Fals – Terminal (Ian Antono and Franky S)?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Oke, siap! Ini dia interpretasi makna lagu “Terminal” dari Iwan Fals (Ian Antono & Franky S) dengan gaya santai:
Lagu ini tuh kayak potret kehidupan di terminal yang bener-bener apa adanya. Panas, kotor, orang-orangnya juga keliatan pada susah semua. Tapi ya, ini lah realita!
Dengerin liriknya, kayak ngerasain langsung beban hidup yang dipikul sama orang-orang di sana. Ada bocah yang gak kenal bapaknya, pengemis yang meratap, semua jadi satu di terminal itu.
Tapi, di tengah semua kesusahan itu, masih ada secercah harapan, lho! Langit masih biru, kata Iwan Fals. Kayak ngingetin kita, sesulit apapun hidup, masih ada kebaikan di dunia ini.
Jadi, intinya lagu ini tuh kayak ngajak kita buat lebih peduli sama orang-orang di sekitar. Jangan cuma lihat luarnya aja, tapi coba rasain juga apa yang mereka alami.
Yuk, share interpretasi ini ke temen dan keluarga biar makin banyak yang sadar! 鉃★笍
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.