Makna Lagu Evermore – Peter Live Taylor Swift ceritaIN tentang arti rasa kehilangan yang dalem banget. 💬
Makna Lagu Evermore – Peter Live · Taylor Swift
Bait 1:
Gray November
» November yang kelabu
I’ve been down since July
» Aku sudah terpuruk sejak Juli
Motion capture
» Tangkap gerak
Put me in a bad light
» Membuatku terlihat buruk
I replay my footsteps on each stepping stone
» Aku memutar ulang jejak langkahku pada tiap pijakan batu
Trying to find the one where I went wrong
» Mencoba mencari di mana aku membuat kesalahan
Writing letters
» Menulis surat-surat
Addressed to the fire
» Ditujukan ke api
» Bait pertama menunjukkan kondisi mental sang penyanyi yang telah lama tenggelam dalam kesedihan dan introspeksi. Ia mengenang kesalahan masa lalu, mencoba memahami di mana semuanya mulai salah. Surat yang ditujukan “ke api” adalah simbol dari kata-kata yang tak pernah sampai, dibakar atau dihapus begitu saja, mencerminkan keputusasaan dan kehilangan.
Reff:
And I was catching my breath
» Dan aku sedang mencoba menarik napas
Staring out an open window
» Menatap keluar dari jendela yang terbuka
Catching my death
» Hampir mati kedinginan / terpapar kenyataan
And I couldn’t be sure
» Dan aku tak bisa yakin
I had a feeling so peculiar
» Aku punya perasaan yang sangat aneh
That this pain would be for
» Bahwa rasa sakit ini akan menjadi
Evermore
» Selamanya
» Reff ini menggambarkan perasaan terjebak dalam duka yang mendalam. Namun, ia juga merasa ada sesuatu yang aneh, hampir seperti firasat bahwa rasa sakit ini tidak akan berlangsung selamanya, meskipun saat itu rasanya begitu. Ini menggambarkan pertarungan antara keputusasaan dan harapan.
Bait 2:
Forgive me, Peter
» Maafkan aku, Peter
My lost fearless leader
» Pemimpinku yang tak kenal takut yang hilang
In closets like cedar
» Dalam lemari seperti kayu cedar
Preserved from when we were just kids
» Terjaga sejak kita masih anak-anak
Is it something I did?
» Apa ini karena sesuatu yang kulakukan?
The goddess of timing
» Dewi waktu
Once found us beguiling
» Dulu menganggap kita memesona
She said she was trying
» Dia bilang dia mencoba
Peter, was she lying?
» Peter, apa dia berbohong?
My ribs get the feeling she did
» Tulang igaku merasa dia memang berbohong
» Dalam bait ini, Taylor merujuk pada “Peter” (mungkin alegori untuk Peter Pan) sebagai simbol seseorang yang dulu dekat, tak kenal takut, tapi kini hilang. Ada kerinduan akan masa lalu, kesedihan atas perpisahan, dan rasa bersalah. Ia bertanya-tanya apakah waktu telah mempermainkan mereka. “Dewi waktu” menjadi lambang dari nasib atau takdir yang tidak berpihak.
Pre-Reff:
And I didn’t wanna come down
» Dan aku tak ingin kembali ke kenyataan
You said it was just goodbye for now
» Kau bilang ini hanya perpisahan sementara
» Bagian ini menekankan harapan yang dipertahankan oleh sang penyanyi — bahwa perpisahan itu tidak permanen. Namun, kenyataan mulai menunjukkan sebaliknya.
Reff:
You said you were gonna grow up
» Kau bilang kau akan tumbuh dewasa
Then you were gonna come find me
» Lalu kau akan mencariku kembali
Words from the mouths of babes
» Kata-kata dari mulut anak-anak
Promises oceans deep
» Janji yang sedalam lautan
But never to keep
» Tapi tak pernah ditepati
Oh, never to keep
» Oh, tak pernah ditepati
» Reff ini menyampaikan kekecewaan terhadap janji-janji yang tak pernah ditepati. Janji masa kecil atau masa muda sering terdengar indah, namun kenyataannya jarang bisa diwujudkan. Ini menambah lapisan kesedihan dan kehilangan dalam hubungan yang kandas.
Bait 3:
And I won’t confess that I waited, but I let the lamp burn
» Dan aku takkan mengaku bahwa aku menunggu, tapi aku membiarkan lampu tetap menyala
As the men masqueraded, I hoped you’d return
» Saat pria-pria menyamar, aku berharap kau kembali
With your feet on the ground, tell me all that you’d learned
» Dengan kakimu menapak bumi, ceritakan semua yang telah kau pelajari
‘Cause love’s never lost when perspective is earned
» Karena cinta tak pernah hilang saat sudut pandang telah diperoleh
And you said you’d come and get me, but you were twenty-five
» Dan kau bilang akan menjemputku, tapi kau sudah dua puluh lima
And the shelf life of those fantasies has expired
» Dan masa simpan fantasi-fantasi itu sudah habis
Lost to the “Lost Boys” chapter of your life
» Hilang dalam bab “Anak-anak Hilang” dalam hidupmu
Forgive me, Peter, please know that I tried
» Maafkan aku, Peter, ketahuilah aku sudah berusaha
To hold on to the days
» Untuk mempertahankan hari-hari
When you were mine
» Saat kau masih milikku
But the woman who sits by the window
» Tapi wanita yang duduk di dekat jendela
Has turned out the light
» Telah memadamkan lampunya
» Bait ini menggambarkan akhir dari harapan. Meski sang penyanyi dulu diam-diam menunggu, ia akhirnya sadar bahwa waktunya telah berlalu. Peter Pan tak kembali, dan dia — si wanita di jendela telah menyerah. Kisah cinta ini akhirnya padam.
Reff:
And I was catching my breath
» Dan aku sedang mencoba menarik napas
Floors of a cabin creaking under my step
» Lantai kabin berderit di bawah langkahku
And I couldn’t be sure
» Dan aku tak bisa yakin
I had a feeling so peculiar
» Aku punya perasaan yang sangat aneh
This pain wouldn’t be for
» Rasa sakit ini tidak akan menjadi untuk
» Reff ini menggambarkan perasaan terjebak dalam duka yang mendalam. Namun, ia juga merasa ada sesuatu yang aneh, hampir seperti firasat bahwa rasa sakit ini tidak akan berlangsung selamanya, meskipun saat itu rasanya begitu. Ini menggambarkan pertarungan antara keputusasaan dan harapan.
Reff:
Evermore (It wouldn’t be for evermore, it wouldn’t be for evermore)
» Selamanya (Ini tak akan selamanya, ini tak akan selamanya)
Forgive me Peter, but this pain wouldn’t be for evermore
» Maafkan aku Peter, tapi rasa sakit ini tak akan selamanya
And when I was shipwrecked
» Dan saat aku karam
I thought of you
» Aku memikirkanmu
In the cracks of light
» Di celah cahaya
I dreamed of you
» Aku memimpikanmu
It was real enough
» Itu cukup nyata
To get me through
» Untuk membuatku bertahan
» Reff ini menunjukkan bahwa meskipun kenangan tentang Peter menyakitkan, ingatan itu juga yang membantunya bertahan. Ia akhirnya menyadari bahwa rasa sakit itu tidak akan berlangsung selamanya. Ada kedamaian dalam penerimaan.
Outro:
I swear
» Aku bersumpah
You were there
» Kau memang ada di sana
» Outro memberi nuansa ambigu: apakah Peter benar-benar ada? Atau hanya dalam kenangan? Tapi bagi penyanyi, kehadirannya terasa nyata — dan itu cukup.
[fozura_musikin_baca_juga_atas musisi=”367857″]
[fozura_musikin_embed_youtube_shortcode id_youtube=”mL3cHloYDG0″]
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 121.064 | 1.600 | 56 | 1 Juni 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu Evermore – Peter Live | Taylor Swift
| Vokal | : | Taylor Swift feat Justin Vernon |
| Gitar | : | Josh Kaufman |
| Bassist | : | Logan Coale |
| Teknisi Suara | : | Justin Vernon feat Jonathan Low |
| Pianis | : | Joe Alwyn, Jonathan Low feat Aaron Dessner |
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Taylor Swift:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’367857′ musisi_href=” album=’200676′]
[fozura_musikin_az_musisi nada=”C” judul=”Evermore – Peter Live” musisi=”Taylor Swift” type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Evermore – Peter Live
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Taylor Swift?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Lagu ini tentang rasa kehilangan yang dalem banget.
Tokohnya lagi ngerasa hampa dan gak tahu arah.
Dia terus mikir kapan semua ini mulai salah.
Nulis surat tapi dibakar, kayak ngobrol ke api😔🔥.
Ada seseorang bernama Peter yang dia rindukan.
Mungkin cinta lama, atau teman masa kecil.
Dulu pernah janji mau balik lagi suatu saat.
Tapi sayangnya, janji itu gak pernah ditepati💭💔.
Tokohnya sempat nunggu, walau gak ngaku.
Dia tetap nyalain lampu, berharap Peter kembali.
Tapi kenyataan gak seindah harapan dan mimpi.
Sekarang dia belajar melepaskan perlahan🕯️🥀.
Meski sakit, akhirnya dia mulai sadar.
Rasa kehilangan ini gak selamanya akan tinggal.
Lagu ini nunjukin proses ikhlas dan bertumbuh.
Bahwa luka bisa sembuh, walau pelan-pelan🌈🕊️.
Share lagu ini ke temenmu ya 💌.
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Jumat tanggal 11 Desember 2020
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
muhamad Iqbal,
Evermore – Peter Live, Taylor Swift, Evermore – Peter Live Taylor Swift
Makna Lagu Evermore – Peter Live, Makna Lagu Taylor Swift, Makna Lagu Evermore – Peter Live Taylor Swift, Lagu E, Musisi T,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Taylor Swift, Aaron Dessner, Joe Alwyn, Justin Vernon, Taylor Swift, Taylor Swift, Justin Vernon, Josh Kaufman, Logan Coale, Justin Vernon, Jonathan Low, Joe Alwyn, Jonathan Low, Aaron Dessner, Yuki Numata Resnick, Aaron Dessner, Jonathan Low, Jason Treuting, Jonathan Low, Greg Calbi, Steve Fallone, Alex Sopp, Stuart Bogie, Stuart Bogie, Clarice Jensen, Gabriel Cabezas, Taylor Swift, Aaron Dessner, Aaron Dessner, Justin Vernon, Taylor Swift Music
Hal Terkait:
Musik Amerika Serikat, Alternatif, Elektronik, Pop
Tanggal Terkait:
11, Desember, 2020, 11 Desember, Desember 2020, 11 Desember 2020

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.