Makna Lagu Could Have Been Linkin Park ceritaIN tentang arti kesempatan jadian melayang gara-gara ada yang terlalu takut pacaran serius. 💬
| Musisi | : | Linkin Park |
| Judul | : | Could Have Been |
| Pencipta | : | Mike Shinoda, Brad Delson, Chester Bennington |
| Album | : | Hybrid Theory |
| Rilis | : | 09 Oktober 2020 |
| Produser | : | Mike Shinoda |
| Genre | : | Alternatif, Elektronik, Rock |
Makna Lagu Could Have Been · Linkin Park
Intro:
Alone again
» Sendiri lagi
You go away
» Kau pergi menjauh
» Bagian pembuka ini menciptakan suasana kesepian dan kehilangan. Frasa “sendiri lagi” menunjukkan bahwa perasaan ini bukanlah hal baru bagi sang penyanyi, melainkan sesuatu yang berulang. Kepergian seseorang yang penting dalam hidupnya kembali membuatnya merasa sendiri.
Bait 1:
What do you mean that you don’t know
» Apa maksudmu kau tidak tahu
It’s obvious you think you do
» Jelas kau pikir kau tahu
You think it’s best to choose loneliness
» Kau pikir lebih baik memilih kesepian
Afraid of what’s right in front of you
» Takut pada apa yang ada di depanmu
Ohhhhh
» Ohhhhh
What can I do when you turn away except close the door
» Apa yang bisa kulakukan saat kau berpaling selain menutup pintu
Figure out how I’m gonna try again
» Mencari cara untuk mencoba lagi
Play it through to be with you
» Menjalani semuanya untuk bersamamu
But alone again is how it’s gonna end
» Tapi akhirnya aku akan sendiri lagi
Ohhhhh
» Ohhhhh
» Bait pertama menggambarkan kebingungan dan frustrasi sang penyanyi terhadap pasangannya yang memilih menjauh dan memilih kesepian. Meskipun sang penyanyi berusaha untuk memperbaiki hubungan, ia menyadari bahwa akhirnya ia akan kembali merasa sendiri.*
Pre-Reff:
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
» Pre-reff ini menunjukkan usaha sang penyanyi untuk mendekati pasangannya dengan hati-hati, merasakan ketegangan dan ketidakpastian dalam hubungan mereka. Tatapan pasangannya mencerminkan perasaan yang tersembunyi dan sulit diungkapkan.
Reff:
We could have been so long
» Kita bisa saja bertahan lama
But I guess you’ll never find out
» Tapi kurasa kau tak akan pernah mengetahuinya
But I guess you’ll never find out
» Tapi kurasa kau tak akan pernah mengetahuinya
» Reff ini mengekspresikan penyesalan atas hubungan yang berakhir sebelum mencapai potensi penuhnya. Sang penyanyi merasa bahwa pasangannya tidak pernah benar-benar memahami atau menghargai apa yang mereka miliki.*
Bait 2:
I can’t do anything that would say
» Aku tak bisa melakukan apa pun yang akan mengatakan
It won’t be the same as yesterday
» Itu tak akan sama seperti kemarin
Say you’re afraid to be with me
» Katakan kau takut bersamaku
And I just pray you let the fear go away
» Dan aku hanya berdoa kau membiarkan ketakutan itu pergi
Ohhhhh
» Ohhhhh
And I can’t see you as a friend
» Dan aku tak bisa melihatmu sebagai teman
So now I know how this has got to end
» Jadi sekarang aku tahu bagaimana ini harus berakhir
Make it so nobody wins
» Membuatnya agar tak ada yang menang
Ending this before it begins
» Mengakhirinya sebelum dimulai
Ohhhhh
» Ohhhhh
» Bait kedua mengungkapkan kesadaran bahwa hubungan mereka tidak bisa kembali seperti dulu. Sang penyanyi menyadari bahwa ketakutan pasangannya menghalangi mereka untuk bersama, dan bahwa mereka tidak bisa kembali menjadi teman. Akhirnya, hubungan itu harus diakhiri sebelum benar-benar dimulai kembali.
Pre-Reff:
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
Making my moves so carefully
» Melangkah dengan sangat hati-hati
Feel it when you stare at me
» Merasakannya saat kau menatapku
» Pre-reff ini kembali menekankan ketegangan dan kehati-hatian dalam hubungan mereka. Sang penyanyi merasakan bahwa meskipun ada tatapan dan perasaan, ada jarak yang sulit dijembatani.
Reff:
We could have been so long
» Kita bisa saja bertahan lama
But I guess you’ll never find out
» Tapi kurasa kau tak akan pernah mengetahuinya
But I guess you’ll never find out
» Tapi kurasa kau tak akan pernah mengetahuinya
» Reff ini mengulang penyesalan atas hubungan yang tidak mencapai potensi penuhnya. Sang penyanyi merasa bahwa pasangannya tidak pernah benar-benar memahami atau menghargai apa yang mereka miliki.*
Bridge:
Alone again
» Sendiri lagi
We go away
» Kita pergi menjauh
» Bridge ini menegaskan bahwa keduanya kembali ke kesendirian mereka masing-masing, memilih untuk menjauh daripada menghadapi ketakutan dan ketidakpastian dalam hubungan mereka.
Reff:
We could have been so long
» Kita bisa saja bertahan lama
We could have been so long
» Kita bisa saja bertahan lama
We could have been so long
» Kita bisa saja bertahan lama
We could have been so long
» Kita bisa saja bertahan lama
» Reff terakhir ini menekankan penyesalan mendalam atas hubungan yang tidak pernah mencapai potensi penuhnya. Pengulangan frasa ini menunjukkan betapa besar harapan yang dimiliki sang penyanyi terhadap hubungan tersebut.
[fozura_musikin_baca_juga_atas musisi=”404957″]
[fozura_musikin_embed_youtube_shortcode id_youtube=”Me5bc8ht-U8″]
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 1.125.000 | 37.000 | 1.430 | 11 Juni 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu Could Have Been | Linkin Park
| Bass Guitar | : | Kyle Christner |
| Label | : | Machine Shop Records, Warner Records |
| Hak Cipta | : | Warner Records |
| Gitaris | : | Brad Delson |
| Drummer | : | Rob Bourdon |
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Linkin Park:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’404957′ musisi_href=” album=’190490′]
[fozura_musikin_az_musisi nada=”E” judul=”Could Have Been” musisi=”Linkin Park” type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Could Have Been
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Linkin Park?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
🤔 Lagu “Could Have Been” dari Linkin Park ini sedih banget! Ceritanya tentang hubungan yang kandas karena salah satu pihak terlalu takut untuk berkomitmen.
💔 Si penyanyi udah berusaha sekuat tenaga, hati-hati banget dalam mendekati pasangannya, tapi sayangnya si pasangan malah memilih untuk menjauh dan memilih kesendirian.
Dia merasa jelas ada sesuatu di antara mereka, tapi malah disia-siakan.
🥺 Lagu ini bikin nyesek karena menggambarkan penyesalan yang mendalam.
Kesempatan untuk bersama telah hilang, dan si penyanyi hanya bisa pasrah menerima kenyataan pahit bahwa hubungan tersebut tak pernah terwujud.
😔 “We could have been so long” berulang-ulang, menekankan potensi hubungan yang indah yang hilang begitu saja.
Lagu ini menyoroti pentingnya mengambil risiko dalam cinta dan berani melepaskan rasa takut.
Share lagu ini ke teman dan keluargamu, siapa tau mereka bisa relate!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Jumat tanggal 09 Oktober 2020
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Ema Septiani,
Could Have Been, Linkin Park, Could Have Been Linkin Park
Makna Lagu Could Have Been, Makna Lagu Linkin Park, Makna Lagu Could Have Been Linkin Park, Lagu C, Musisi L,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Mike Shinoda, Mike Shinoda, Brad Delson, Chester Bennington, Kyle Christner, Machine Shop Records, Warner Records, Warner Records, Brad Delson, Rob Bourdon, Mr. Hahn, Chester Bennington, Mike Shinoda, Warner Records
Hal Terkait:
Musik Amerika Serikat, Alternatif, Elektronik, Rock
Tanggal Terkait:
09, Oktober, 2020, 09 Oktober, Oktober 2020, 09 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.