Makna Lagu Cornerstone Arctic Monkeys ceritaIN tentang arti cowok yang masih baper berat sama mantannya, sampai-sampai ketemu adik mantannya baru dia agak tenang, gitu deh.
Musisi | : | Arctic Monkeys |
Judul | : | Cornerstone |
Pencipta | : | Alex Turner |
Album | : | Humbug |
Rilis | : | 16 November 2009 |
Produser | : | James Ford |
Genre | : | Indie, Rock |
Makna Lagu Cornerstone · Arctic Monkeys
Bait 1:
I thought I saw you in the Battleship
» Kupikir aku melihatmu di Battleship
but it was only a look-a-like
» Tapi ternyata itu hanya seseorang yang mirip denganmu
She was nothing but a vision trick
» Dia bukan apa-apa selain ilusi
Under the warning light
» Di bawah cahaya peringatan
She was close, close enough to be your ghost
» Dia begitu dekat, cukup dekat untuk menjadi bayang-bayangmu
But my chances turned to toast
» Tapi kesempatanku langsung sirna
When I asked her if I could call her your name
» Ketika aku bertanya apakah aku bisa memanggilnya dengan namamu
» Bait ini menunjukkan betapa sang penyanyi masih terobsesi dengan seseorang yang telah pergi. Setiap wanita yang ditemuinya tampak seperti sosok yang ia rindukan, tetapi pada akhirnya, mereka hanyalah bayangan dari masa lalu.
Bait 2:
I thought I saw you in the Rusty Hook
» Kupikir aku melihatmu di Rusty Hook
Huddled up in a wicker chair
» Tersandar di kursi rotan
I wandered over for a closer look
» Aku berjalan mendekat untuk melihat lebih jelas
And kissed whoever was sitting there
» Dan mencium siapa pun yang duduk di sana
She was close, and she held me very tightly
» Dia begitu dekat, dan dia memelukku erat
‘Til I asked awfully politely, please
» Hingga aku bertanya dengan sangat sopan, tolong
Can I call you her name
» Bolehkah aku memanggilmu dengan namanya
» Bagian ini semakin memperjelas betapa besar keinginan sang penyanyi untuk menemukan kembali seseorang yang telah pergi. Namun, setiap usahanya hanya berakhir dengan kekecewaan.
Reff:
And I elongated my lift home
» Aku memperpanjang perjalanan pulangku
Yeah, I let him go the long way ‘round
» Aku membiarkannya mengambil jalan yang lebih jauh
I smelt your scent on the seatbelt
» Aku mencium aromamu di sabuk pengaman
And kept my shortcuts to myself
» Dan menyimpan jalan pintasku sendiri
» Reff ini menggambarkan perasaan kehilangan yang mendalam. Bahkan dalam perjalanan pulang, sang penyanyi sengaja mengambil rute yang lebih panjang, mungkin untuk mengenang masa lalu atau sekadar menunda kenyataan bahwa orang yang ia cari sudah tidak ada.
Bait 3:
I thought I saw you in the Parrot’s Beak,
» Kupikir aku melihatmu di Parrot’s Beak
Messing with the smoke alarm,
» Sedang mengutak-atik alarm asap
It was too loud for me to hear her speak,
» Suaranya terlalu keras hingga aku tak bisa mendengar ucapannya
And she had a broken arm,
» Dan lengannya patah
It was close, so close that the walls were wet
» Itu begitu dekat, sangat dekat hingga dindingnya basah
And she wrote it out in letra-set
» Dan dia menuliskannya dengan huruf tempel
No, you can’t call me her name
» Tidak, kau tak bisa memanggilku dengan namanya
» Di bait ini, penyanyi lagi-lagi berharap menemukan orang yang dirindukannya, tetapi ia kembali dihadapkan dengan kenyataan bahwa itu hanyalah ilusinya saja. Kali ini, orang yang ia temui secara eksplisit menolak dipanggil dengan nama orang dari masa lalunya.
Bridge:
Tell me where’s your hiding place
» Katakan padaku, di mana tempat persembunyianmu
I’m worried I’ll forget your face
» Aku khawatir aku akan melupakan wajahmu
And I’ve asked everyone
» Dan aku sudah bertanya kepada semua orang
I’m beginning to think I imagined you all along
» Aku mulai berpikir bahwa aku hanya mengkhayalkanmu selama ini
» Bridge ini adalah momen refleksi di mana sang penyanyi mulai mempertanyakan apakah orang yang ia cari benar-benar ada atau hanya ilusi dalam pikirannya. Ia merasa semakin jauh dari kenyataan dan semakin terjebak dalam kenangan.
Reff:
And I elongated my lift home
» Aku memperpanjang perjalanan pulangku
Yeah, I let him go the long way ‘round
» Aku membiarkannya mengambil jalan yang lebih jauh
I smelt your scent on the seatbelt
» Aku mencium aromamu di sabuk pengaman
And kept my shortcuts to myself
» Dan menyimpan jalan pintasku sendiri
» Reff kembali menegaskan perasaan nostalgia dan kehilangan yang terus menghantuinya.
Bait 4:
I saw your sister in the Cornerstone
» Aku melihat saudaramu di Cornerstone
On the phone to the middle man
» Sedang berbicara di telepon dengan perantara
When I saw that she was on her own
» Ketika aku melihat bahwa dia sendirian
I thought she might understand
» Aku pikir dia mungkin akan mengerti
She was close, well you couldn’t get much closer
» Dia begitu dekat, tak bisa lebih dekat lagi
She said I’m really not supposed to but yes,
» Dia berkata, ‘Sebenarnya aku tak boleh, tapi baiklah’
You can call me anything you want
» Kau bisa memanggilku dengan nama apa pun yang kau mau
» Akhir lagu ini memiliki nada yang ambigu. Sang penyanyi akhirnya menemukan seseorang—saudara dari orang yang ia rindukan—yang bersedia menjadi pelarian bagi rasa kehilangannya. Namun, ini bukanlah pengganti yang sebenarnya, melainkan hanya upaya terakhir untuk menghidupkan kembali kenangan yang telah hilang.

Interaksi Video
No. | Tanggal | |||
---|---|---|---|---|
1 | 42.136.366 | 331.000 | 13.962 | 26 Maret 2025 |
… | ||||
27 |
Tentang Lagu Cornerstone | Arctic Monkeys
Sutradara | : | Richard Ayoade |
Lead Vocals | : | Alex Turner |
Drummer | : | Matt Helders |
Perkussionis | : | Matt Helders |
Bass Guitar | : | Nick O’Malley |
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Arctic Monkeys:
MeLirik Lagu Cornerstone
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Arctic Monkeys?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Lagu “Cornerstone” kayaknya ngomongin tentang seseorang yang lagi susah move on dari mantannya.
Dia terus-terusan melihat orang yang mirip mantannya di berbagai tempat, berharap itu adalah mantannya.
Setiap kali dia nemuin orang yang mirip, dia sampe berani cium dan tanya boleh gak panggil dia dengan nama mantannya. Sayangnya, ternyata cuma mirip aja, bukan mantannya beneran.
Nah, di bridge-nya, dia mulai ragu apakah mantannya benar-benar ada atau cuma khayalannya aja. Dia udah tanya ke banyak orang, tapi tetep aja gak nemu. Sedih banget ya!
Tapi di akhir, dia ketemu adik mantannya di Cornerstone.
Adiknya akhirnya ngebolehin dia panggil dia apa aja.
Mungkin ini cara dia buat sedikit move on, meskipun tetep ada rasa galau.
Share ke temen dan keluarga kamu, yuk!
3. namamu disini
Punya cerita tentang lagu di atas?
ceritaIN ceritamu di sini
Dan mulai menghasilkan dari tulisanmu
Suka menulis?
Mau menghasilkan dari tulisan mu?
Yuk mulai #hidupdariKARYA
Baca Juga
Menghasilkan uang dari menulis makna lagu
#MENULISdapatuang dari menulis chord lagu
FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
pasangIN iklanmu di sini!
GRATIS iklan pertama.
Bonus review produk untuk 27 pengiklan pertama.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Senin tanggal 16 November 2009
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Ahmad,
Cornerstone, Arctic Monkeys, Cornerstone Arctic Monkeys
Makna Lagu Cornerstone, Makna Lagu Arctic Monkeys, Makna Lagu Cornerstone Arctic Monkeys, Lagu C, Musisi A,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
James Ford, Alex Turner, Richard Ayoade, Alex Turner, Matt Helders, Matt Helders, Nick O’Malley, Alex Turner, James Ford, Howie Weinberg, Rich Costey, Alain Johannes, Mission Sound, Brooklyn
Hal Terkait:
Musik Inggris, Indie, Rock
Tanggal Terkait:
16, November, 2009, 16 November, November 2009, 16 November 2009
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.