Makna Lagu City Of The Damned Green Day ceritaIN tentang arti betapa menyebalkannya dunia ini, penuh kebohongan dan nggak ada yang peduli! 💬
Makna Lagu City Of The Damned · Green Day
Intro:
» Lagu ini dimulai dengan nada suram dan pesimistis, mengindikasikan kekecewaan dan pandangan sinis terhadap kehidupan di lingkungan perkotaan.
Bait 1:
At the center of the earth
»Di pusat bumi
In the parking lot
»Di tempat parkir
Of the 7-11 were I was taught
»Dari 7-11 tempat saya diajari
The motto was just a lie
»Semboyan itu hanya kebohongan
» Penggalan lirik ini menggambarkan lokasi yang biasa dan tidak istimewa (parkiran 7-11) sebagai pusat dunia (‘center of the earth’), suatu ironi yang menggambarkan kehampaan dan keputusasaan narator. Motto yang diajarkan di tempat tersebut ternyata dusta, menandakan hilangnya kepercayaan terhadap norma-norma sosial.
Bait 2:
It says home is where your heart is
»Dikatakan bahwa rumah adalah tempat hatimu berada
But what a shame
»Tapi memalukan
‘Cause everyone’s heart doesn’t beat the same
»Karena jantung setiap orang tidak berdetak sama
It’s beating out of time
»Ini menghabiskan waktu
» Pepatah “rumah adalah di mana hatimu berada” dipertanyakan. Narator menyadari bahwa kenyataannya, kehidupan orang berbeda-beda, dan tidak semua orang merasakan hal yang sama, sehingga ungkapan tersebut menjadi tidak relevan dan bahkan menyedihkan (what a shame).
Reff:
City of the dead
»Kota kematian
At the end of another lost highway
»Di ujung jalan raya lain yang hilang
Signs misleading to nowhere
»Tanda-tanda menyesatkan entah ke mana
City of the damned
»Kota yang terkutuk
Lost children with dirty faces today
»Anak hilang dengan wajah kotor hari ini
No one really seems to care
»Tidak ada satupun sungguh-sungguh terlihat peduli
» Bait ini menggambarkan kota sebagai tempat yang mati, penuh keputusasaan (‘city of the dead’, ‘city of the damned’), di mana orang-orang tersesat (‘lost highway’, ‘lost children’) dan diabaikan (‘no one really seems to care’). Suasana suram dan penuh kepiluan mendominasi bagian ini.
Bait 3:
I read the graffiti in the bathroom stall
»Saya membaca grafiti di bilik kamar mandi
Like the holy scriptures of the shopping mall
»Seperti kitab suci di pusat perbelanjaan
And so it seemed to confess
»Dan sepertinya dia mengaku
» Narator menemukan kebenaran yang lebih jujur dalam coretan grafiti di toilet umum daripada norma-norma sosial yang dipaksakan. Grafiti tersebut seolah menjadi pengakuan akan realita yang pahit.
Bait 4:
It didn’t say much but it only confirmed
»Tidak banyak bicara tapi hanya menegaskan
That the center of the earth is the end of the world
»Bahwa pusat bumi merupakan ujung dunia
And I could really care less
»Dan aku benar-benar tidak peduli
» Grafiti tersebut, meski singkat, memperkuat pandangan pesimis narator. Dia merasa bahwa dunia ini telah berakhir (‘end of the world’) dan dia sudah tidak peduli lagi (‘I could really care less’). Ini menunjukkan rasa apatis dan putus asa yang dalam.
Reff:
City of the dead
»Kota kematian
At the end of another lost highway
»Di ujung jalan raya lain yang hilang
Signs misleading to nowhere
»Tanda-tanda menyesatkan entah ke mana
City of the damned
»Kota yang terkutuk
Lost children with dirty faces today
»Anak hilang dengan wajah kotor hari ini
No one really seems to care
»Tidak ada satupun sungguh-sungguh terlihat peduli
» Pengulangan refrein memperkuat tema keputusasaan dan apatisme yang mendominasi lagu tersebut.
Instrumen:
» Sepanjang lagu, instrumen kemungkinan besar akan mendukung suasana suram dan melankolis, menggunakan tempo yang lambat dan melodi yang minor.
[fozura_musikin_baca_juga_atas musisi=”585229″]
[fozura_musikin_embed_youtube_shortcode id_youtube=”f99ZOP0f4L8″]
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 41.524 | 558 | 61 | 29 April 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu City Of The Damned | Green Day
| Digital Audio Editor | : | Nigel Lundemo |
| Komposer | : | Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, Tré Cool |
| Vokalis | : | Billie Joe Armstrong |
| Background Vokalis | : | Mike Dirnt, Tré Cool |
| Gitaris | : | Billie Joe Armstrong |
Album Green Day:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’585229′ musisi_href=” album=’182085′]
[fozura_musikin_az_musisi nada=”C” judul=”City Of The Damned” musisi=”Green Day” type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu City Of The Damned
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Green Day?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
😊 Lagu “City of the Damned” kayaknya ngegambarin kekecewaan banget sama dunia, tau kan?
Tempat biasa aja kayak parkiran 7-Eleven dianggap sebagai pusat bumi yang hampa dan penuh kebohongan.
💔 Pepatah “home is where your heart is” dibongkar habis-habisan.
Ternyata, hati orang beda-beda, nggak semua merasakan hal yang sama, bikin sedih banget.
😠 Kota digambarkan sebagai tempat yang mati, kayak neraka!
Anak-anak yang terlantar, tanda-tanda yang menyesatkan, semua bikin miris.
Nggak ada yang peduli!
🧐 Grafiti di toilet dianggap sebagai kebenaran yang lebih jujur daripada omong kosong di luar sana.
Intinya, dunia ini udah berakhir, dan si penyanyi udah bener-bener nggak peduli lagi.
Share lagu ini ke teman dan keluarga kamu, yuk!
Biar mereka juga mikir lebih dalam!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Selasa tanggal 21 September 2004
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Bagas Radityo,
City Of The Damned, Green Day, City Of The Damned Green Day
Makna Lagu City Of The Damned, Makna Lagu Green Day, Makna Lagu City Of The Damned Green Day, Lagu C, Musisi G,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Green Day, Rob Cavallo, Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, Tré Cool, Nikki Sixx, Nigel Lundemo, Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, Tré Cool, Billie Joe Armstrong, Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, Tré Cool, Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, Tré Cool, Rob Cavallo, Doug McKean, Chris Dugan, Reto Peter, Brian Vibberts, Greg Burns, Jimmy Hoyson, Joe Brown, Chris Lord-Alge, Dmitar Krnjaic, Ted Jensen
Hal Terkait:
Musik Amerika Serikat, Alternatif, Pop, Punk Rock
Tanggal Terkait:
21, September, 2004, 21 September, September 2004, 21 September 2004
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.