Makna Lagu Belalang Tua Iwan Fals ceritaIN tentang arti orang yang rakus, dibanding-bandingin sama belalang yang makan terus! 💬
Makna Lagu Belalang Tua · Iwan Fals
Intro:
» Lagu ini dimulai dengan nada yang tenang dan observatif, mengarahkan pendengar pada sebuah pengamatan yang detail terhadap seekor belalang tua.
Bait 1:
Belalang tua di ujung daun
Warnanya kuning kecokelat-cokelatan
Badannya bergoyang ditiup angin
Mulutnya terus saja mengunyah
Tak kenyang-kenyang
» Penggambaran visual yang detail tentang seekor belalang tua yang rakus dan terus menerus makan. Ini bisa menjadi metafora untuk keserakahan atau sifat manusia yang selalu menginginkan lebih.
Bait 2:
Sudut mata kananku tak sengaja
Melihat belalang tua yang rakus
Sambil menghisap dalam rokokku
Kutulis syair tentang hati yang khawatir
Sebab menyaksikan akhir dari kerakusan
Belalang tua yang tak kenyang-kenyang
» Penyair secara tidak sengaja mengamati belalang dan tergerak untuk menulis syair. Kekhawatirannya muncul karena menyaksikan keserakahan belalang yang tak pernah merasa cukup. Rokok bisa menjadi simbol keresahan penyair.
Bait 3:
Seperti sadar ku perhatikan, ia berhenti mengunyah
Kepalanya mendongkak ke atas
Matanya melotot melihatku tak senang
Kakinya mencengkram daun
Empat di depan dua di belakang bergerigi tajam
Sungutnya masih gagah menusuk langit
Berfungsi sebagai radar
» Belalang seakan menyadari pengamatan penyair dan menunjukkan reaksi defensif. Deskripsi fisik belalang yang detail memperkuat kesan kekuatan dan ketahanan meskipun usianya tua.
Bait 4:
Belalang tua masih saja melihat marah kearahku
Aku menjadi grogi di buatnya
Aku tak tahu apa yang dipikirkan
Tiba-tiba angin berhenti berdesir
Daun pun berhenti bergoyang
Walau hampir habis daun tak jadi patah
Belalang yang serakah berhenti mengunyah
» Ketegangan meningkat. Penyair merasa terintimidasi oleh tatapan belalang. Heningnya angin dan daun bisa diartikan sebagai momen hening sebelum perubahan terjadi. Belalang akhirnya berhenti makan, mungkin karena merasa terganggu atau karena menyadari keserakahannya.
Reff:
Kisah belalang tua di ujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab ku bilang tak kenyang-kenyang
Kisah belalang tua di ujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab ku bilang kamu serakah
» Reff mengulang dan menegaskan tema utama lagu: kisah belalang tua yang serakah, hampir jatuh (kiasan akan kehancuran), tetapi akhirnya berhenti makan. Penyair seolah-olah ikut campur dalam “mengajari” belalang.
Bait 5:
Belalang tua di ujung daun
Dengan tenang meninggalkan harta karun
Warnanya hijau kehitam-hitaman
Berserat berlendir bulat lonjong sebesar biji kapas
Angin yang berhenti mendesir
Digantikan hujan rintik-rintik
Aku yang menulis syair
Tentang hati yang khawatir
Tak tahu kapan kisah ini akan berakhir
» Belalang pergi meninggalkan makanannya. Deskripsi “harta karun” yang berlendir bisa diartikan sebagai sesuatu yang tidak lagi menarik. Hujan yang menggantikan angin bisa diartikan sebagai perubahan dan penyegaran. Penyair masih khawatir, menunjukkan bahwa refleksi dan pengajarannya tidak menyelesaikan semua.
Reff:
Kisah belalang tua di ujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab ku bilang tak kenyang-kenyang
Kisah belalang tua di ujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab ku bilang kamu serakah
» Reff mengulang dan menegaskan tema utama lagu: kisah belalang tua yang serakah, hampir jatuh (kiasan akan kehancuran), tetapi akhirnya berhenti makan. Penyair seolah-olah ikut campur dalam “mengajari” belalang.
Outro:
» Outro mungkin meninggalkan pendengar dengan pertanyaan dan refleksi tentang keserakahan, ketakutan, dan perubahan.
Interaksi Video
| No. | 👀 | 👍 | 💬 | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 507.663 | 2.100 | 178 | 17 Februari 2025 |
| … | ||||
| 27 |
Tentang Lagu Belalang Tua | Iwan Fals
| Studio Rekaman | : | Studio Iwan Fals feat Musica Studio |
Tampilkan Musisi Selengkapnya
Album Iwan Fals:
[fozura_musikin_album_berkaitan musisi=’364021′ musisi_href=” album=’160447′][fozura_musikin_az_musisi nada=”C” judul=”Belalang Tua” musisi=”Iwan Fals” type=”makna_lagu”]MeLirik Lagu Belalang Tua
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Iwan Fals?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
🤔 Lagu “Belalang Tua” kayaknya cerminan sifat manusia yang serakah ya, diibaratkan dengan belalang tua yang terus makan tanpa henti. Si penyair sampai khawatir melihatnya!
😬 Belalang tua itu seakan sadar diawasi, malah melotot!
Ini mungkin menggambarkan bagaimana orang yang serakah kadang merasa terancam saat keserakahannya dipertanyakan.
Tegang banget!
😌 Akhirnya belalang itu berhenti makan, mungkin karena penyair tegur, atau mungkin karena dia sendiri sadar.
Tapi cerita belum selesai, masih ada rasa khawatir yang tersisa.
Menarik banget!
☔ Hujan menggantikan angin, menunjukkan perubahan.
Tapi apakah keserakahan benar-benar hilang?
Lagu ini meninggalkan pertanyaan dan menginspirasi kita untuk merenungkan diri sendiri.
Bagus banget!
Share lagu ini ke temen dan keluarga kamu, yuk! Biar mereka juga mikir tentang arti keserakahan😉!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]FAQ
Apa aja sih Fertanyaan Aku paling sering ditanyaQin?
Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Terimakasih:
youtu.be dibuka pukul 08.27 WIB pada hari Selasa tanggal 05 November 2002
Kata kunci sering dicari:
MeLirik, Makna, Makna Lagu,
Ahmad Alveyn,
Belalang Tua, Iwan Fals, Belalang Tua Iwan Fals
Makna Lagu Belalang Tua, Makna Lagu Iwan Fals, Makna Lagu Belalang Tua Iwan Fals, Lagu B, Musisi I,
lagu gratis, lagu lagu, lagu terbaru, lirik, lirik lagu, Ulasan, Makna lagu, kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun, lirik lagu indonesia, arti lagu, menceritakan tentang apa,
Orang Terkait:
Iwan Fals, Studio Iwan Fals, Musica Studio
Hal Terkait:
Musik Indonesia, Pop
Tanggal Terkait:
05, November, 2002, 05 November, November 2002, 05 November 2002

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.