Makna Lagu Anggun Pramudita Gugat Nang Sopo, Lirik & Chord Gampang Lengkap

Makna Lagu Anggun Pramudita – Gugat Nang Sopo ceritaIN tentang arti Bro, lagu Gugat Nang Sopo tuh ngena banget, kayak lagi ngobrol sama temen yang curhat ditinggal nikah, sakitnya gak ketulungan tapi pasrah sama takdir!. 馃挰

Transpose
C D E F G A B

Musisi : Anggun Pramudita
Judul : Gugat Nang Sopo
Pencipta :
Album :
Rilis :
Produser :
Genre :

Makna Lagu Anggun Pramudita 路 Gugat Nang Sopo

Oke, ini dia makna lagu “Gugat Nang Sopo” dari Anggun Pramudita, sesuai format yang kamu minta:

Intro:
Lagu ini dibuka dengan melodi sendu, menciptakan suasana melankolis dan penuh kesedihan, mengisyaratkan luka mendalam dan rasa kehilangan.

Bait 1:
Kali wis ilang kedunge (Sungai sudah hilang kedalamannya)
Pasar nono kumandange (Pasar tidak ada kumandangnya)
Gemericike banyu sing ono abane (Gemericik air yang tidak ada cahayanya)
Sepi koyo ati iki (Sepi seperti hati ini)

Menggambarkan keadaan yang hancur dan kehilangan. Sungai yang kehilangan kedalamannya, pasar yang sunyi, dan air yang tanpa cahaya adalah metafora untuk kehancuran dan kekosongan. Hati yang sepi mencerminkan perasaan kehilangan yang mendalam.

Instrumen:
Bagian instrumental awal memperkuat suasana kesedihan dan kekosongan, memberikan ruang bagi pendengar untuk merasakan emosi yang ingin disampaikan.

Bait 2:
Semendal rasane ati (Bergetar rasanya hati)
Riko kok sampek ati (Kamu kok sampai hati)
Meneng-meneng mentolo (Diam-diam tega)
Riko ninggal isun (Kamu meninggalkan aku)
Tego melaku sulung (Tega berjalan sendiri)

Mengungkapkan rasa sakit hati dan kekecewaan yang mendalam. Keterkejutan atas perbuatan orang yang dicintai, yang tega meninggalkan tanpa kata, menambah luka yang dirasakan.

Instrumen:
Bagian instrumental ini menambah intensitas rasa sakit hati dan kekecewaan, mempertegas emosi yang dirasakan.

Reff:
Isun mulo.. nyejo teko.. (Aku memang.. sengaja datang..)
Ring surupe.. penganten riko.. (Di senjanya.. pernikahanmu..)
Kepingin nyawang.. sedelo baen.. (Ingin melihat.. sebentar saja..)
Rupan riko kanggo.. hang pungkasan.. (Wajahmu untuk.. yang terakhir..)

Mengungkapkan niat untuk melihat pernikahan orang yang dicintai untuk terakhir kalinya. Datang di senja pernikahan adalah simbol perpisahan abadi, dan melihat wajahnya untuk terakhir kali adalah cara untuk berdamai dengan kenyataan.

Musik:
Musik pada bagian ini memberikan ruang bagi pendengar untuk meresapi kesedihan dan kepedihan yang dirasakan.

Bait 3:
Semendal rasane ati (Bergetar rasanya hati)
Riko kok sampek ati (Kamu kok sampai hati)
Meneng-meneng mentolo (Diam-diam tega)
Riko ninggal isun (Kamu meninggalkan aku)
Tego melaku sulung (Tega berjalan sendiri)

Pengulangan bait ini menekankan betapa besar rasa sakit dan kekecewaan yang dirasakan. Pengulangan ini juga memperkuat pesan tentang ketegaran dalam menghadapi kenyataan yang pahit.

Instrumen:
Bagian instrumental ini kembali mempertegas rasa sakit dan kekecewaan yang mendalam.

Reff:
Isun mulo.. nyejo teko.. (Aku memang.. sengaja datang..)
Ring surupe.. penganten riko.. (Di senjanya.. pernikahanmu..)
Kepingin nyawang.. sedelo baen.. (Ingin melihat.. sebentar saja..)
Rupan riko kanggo.. hang pungkasan.. (Wajahmu untuk.. yang terakhir..)

Pengulangan reff semakin menegaskan niat untuk menerima kenyataan dan melepaskan orang yang dicintai. Ini adalah ungkapan cinta yang tulus, meski berbalas luka.

Bridge:
Takdir nggowo impen nyoto (Takdir membawa mimpi nyata)
Pisahe isun lan riko (Pisahnya aku dan kamu)
Sak temene batin iki sing biso nerimo (Sejujurnya batin ini tidak bisa menerima)
Tapi.. gugat nang sopo (Tapi.. menggugat pada siapa)

Mengakui bahwa takdir telah memisahkan mereka, dan batinnya sulit menerima kenyataan tersebut. Namun, ia menyadari bahwa tidak ada yang bisa disalahkan atas perpisahan ini, karena takdir adalah sesuatu yang tidak bisa diubah.

Outro:
Tapi.. gugat nang sopo (Tapi.. menggugat pada siapa)

Mengakhiri lagu dengan pertanyaan retoris “Gugat nang sopo?” (Menggugat pada siapa?), yang mencerminkan kepasrahan dan penerimaan terhadap takdir, meski hati masih terluka.

Secara keseluruhan, lagu “Gugat Nang Sopo” adalah ungkapan kesedihan, kekecewaan, dan kepasrahan dalam menghadapi perpisahan dan takdir yang tidak bisa diubah. Liriknya yang puitis dan melodi yang sendu berhasil menyampaikan emosi yang mendalam dan menyentuh hati pendengar.

Baca Juga:

  • Chord Anggun Pramudita 路 Gugat Nang Sopo
  • Lirik Anggun Pramudita 路 Gugat Nang Sopo
  • [fozura_musikin_az_musisi type=”makna_lagu”]

    MeLirik Lagu Anggun Pramudita – Gugat Nang Sopo

    Salam #MasBro #MbakBro
    Yuk MeLirik makna/artinya

    1. Anggun Pramudita – Gugat Nang Sopo?

    Apa arti lagu ini?
    Maknanya menceritakan tentang apa?

    Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.

    2. musikIN

    Hmm, jadi gini, lagu “Gugat Nang Sopo” dari Anggun Pramudita itu nyeritain tentang sakitnya ditinggal nikah sama orang yang kita sayang. Hati hancur, tapi mau marah sama siapa juga bingung, kan takdir~

    Jadi, si penyanyi ini dateng ke nikahan mantannya itu buat terakhir kalinya liat wajah orang yang dicintainya. Berat banget ya, kayak sungai yang udah kering, pasar yang sepi, bener-bener kosong

    Di lagu ini, penyanyi kayak pasrah sama keadaan. Udah sakit hati, tapi gak bisa nyalahin siapa-siapa. “Gugat nang sopo?” (mau nuntut ke siapa?), ya ke takdir aja deh akhirnya

    Lagu ini cocok banget buat yang lagi ngerasain sakit hati mendalam tapi tetep berusaha tegar. Bikin kita sadar, kadang hidup emang gak adil, tapi kita harus kuat!

    Yuk, share lagu ini ke temen atau keluargamu yang lagi butuh dikuatin!

    3. namamu disini

    [fozura_musikin_banner_melirik]

    Semoga bermanfaat.
    Seneng bisa berbagi.

    [fozura_musikin_banner_pasangin]

    Terbit

    dalam

    karya

    Comments

    Tinggalkan Balasan