Makna Lagu A Wonderful Life Album Chords ceritaIN tentang arti Oke, bro, ini resume satu kalimat per lagu dengan gaya ngobrol santai1. Dont Let Me Go: Ini lagu tentang cinta yang toxic, saling tarik ulur kayak layangan putus, bro2. Dont Cry…: Ah, ini mah lagu friendship goals, saling ada pas susah seneng, cuy3. Prayer: Lagu mellow tentang kehilangan orang tersayang, bikin kangen berat, sob4. Can We Just Go Home…: Ini gue banget, mending rebahan di rumah daripada party, men5. Why Do I Always Want…: Dasar manusia, selalu kepengen yang nggak bisa digapai, bikin kesel sendiri, deh6. Wonderful Life: Hidup emang nggak selalu indah, tapi tetap harus dinikmati, bro7. Ugly: Yang penting self-love, jangan insecure sama diri sendiri, gaes8. Strange House: Ini tentang mencari jati diri di dunia yang asing, jangan takut tersesat, brur9. Can Old Lovers…: Mantan bisa jadi teman? Hmmm… mikir keras dulu, deh10. The End of Suffering: Tenang, badai pasti berlalu, akan ada harapan di ujung jalan, brayJangan lupa share ke temen-temen biar pada dengerin, ya! . 💬
| Musisi | : | Tom Odell |
| Judul | : | A Wonderful Life Album |
| Pencipta | : | … |
| Album | : | … |
| Rilis | : | … |
| Produser | : | … |
| Genre | : | … |
Makna Lagu A Wonderful Life Album Chords
Tentu, berikut interpretasi makna dari lagu-lagu dalam album “A Wonderful Life” karya Tom Odell (2025), berdasarkan lirik dan chord yang diberikan:
A Wonderful Life (2025 album by Tom Odell)
1. Don’t Let Me Go
- Intro:
- * Dimulai dengan melodi yang melankolis, menciptakan suasana intim dan rapuh.
- Verse 1:
- * Menggambarkan momen intim antara dua orang yang mungkin sedang menghadapi kesulitan. Tindakan sederhana seperti berciuman dan menuangkan wiski menunjukkan upaya untuk mencari kenyamanan dalam kebersamaan.
- * Melihat kota dari jendela di malam hari menambah kesan melankolis dan reflektif.
- Pre-Chorus:
- * Merefleksikan hubungan yang terjalin cepat dan intens, mungkin terlalu cepat. Pengakuan bahwa ada sesuatu yang “sakit” dalam hubungan mereka mengisyaratkan masalah yang mendalam.
- Chorus:
- * Citra bangunan yang dipenuhi asap bisa menjadi metafora untuk masalah atau kekacauan yang sedang mereka hadapi.
- * Permintaan untuk dibacakan puisi menunjukkan keinginan untuk menemukan harapan atau pelarian dalam kata-kata.
- * Cengkeraman erat pada satu sama lain (“I’ve got my head in your palms”) dan ketakutan untuk melepaskan (“Don’t let me go”) mengungkapkan ketergantungan emosional yang kuat.
- Verse 2:
- * Gambaran yang lebih jelas tentang kerapuhan emosional. Merekam diri sendiri sambil menangis menunjukkan perjuangan dengan identitas dan emosi.
- * Pertanyaan tentang mimpi terbang dan daun yang sekarat mungkin mencerminkan keinginan untuk melarikan diri dari kenyataan dan menghadapi kefanaan.
- Pre-Chorus:
- * Merefleksikan tentang tumbuh dewasa terlalu cepat dan kehilangan kepolosan. Mengkritik dunia yang terobsesi pada era digital.
- Chorus:
- * Pertanyaan tentang melompat dari jendela mencerminkan pikiran untuk bunuh diri dan perasaan putus asa yang mendalam.
- Bridge:
- * Jeritan yang tak terdengar dan perasaan sesak napas mengungkapkan penderitaan yang tak tertahankan.
- Chorus:
- * Hutan yang terbakar menjadi metafora untuk kehancuran dan keputusasaan yang meluas.
- * Kehilangan minat pada dunia luar (“Turn off the TV, I’m tired”) menunjukkan isolasi emosional.
- * Pernyataan tentang “taking your body away” dan permohonan untuk tidak melepaskan mengisyaratkan kehilangan atau kematian orang yang dicintai.
- Outro:
- * Pengulangan melodi intro menciptakan kesan siklus yang tak berujung dari kesedihan dan ketergantungan.
Makna Keseluruhan: Lagu ini menggambarkan hubungan yang intens dan bermasalah yang ditandai dengan ketergantungan emosional, pikiran untuk bunuh diri, dan ketakutan akan kehilangan. Ini adalah eksplorasi yang jujur tentang penderitaan dan kebutuhan manusia akan koneksi.
2. Don’t Cry, Put Your Head On My Shoulder
- Intro:
- * Melodi yang menenangkan dan familiar menciptakan suasana nyaman dan suportif.
- Chorus:
- * Tawaran sederhana untuk dukungan emosional. Menawarkan bahu untuk bersandar dan mendengarkan masalah teman.
- * Keyakinan bahwa segala sesuatu akan beres pada akhirnya memberikan harapan.
- Verse 1:
- * Gambaran tentang seseorang yang sedang berjuang dengan emosi mereka. Pintu terkunci dan ketel yang menjerit menciptakan suasana yang tegang.
- * Perasaan tidak berdaya untuk membantu teman mereka memperburuk keadaan.
- Chorus:
- * Menegaskan kembali dukungan dan kasih sayang. Menawarkan waktu dan kesabaran.
- * Keyakinan bahwa situasi tidak seburuk yang terlihat memberikan perspektif.
- Verse 2:
- * Pengakuan bahwa rasa sakit itu sementara. Janji untuk melewati masa sulit bersama.
- * Dorongan untuk melakukan yang terbaik dan menerima keterbatasan diri sendiri.
- Bridge:
- * Keyakinan yang kuat bahwa teman mereka akan baik-baik saja.
- * Janji untuk selalu ada untuk mereka, bahkan ketika dunia menjauh.
- Chorus:
- * Menegaskan kembali dukungan dan kasih sayang. Menawarkan solusi dan pemahaman.
- * Simpati atas apa yang telah dialami teman mereka.
- Outro:
- * Pengulangan lirik dan melodi yang menenangkan memperkuat pesan dukungan dan harapan.
- * Penegasan bahwa melakukan yang terbaik sudah cukup.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah balada sederhana dan menghibur tentang persahabatan dan dukungan emosional. Ini adalah pengingat bahwa Anda tidak sendirian dalam perjuangan Anda dan bahwa ada orang yang peduli dan ingin membantu.
3. Prayer
- Intro:
- * Intro yang tenang dan sederhana memberikan kesan kontemplasi dan kerinduan.
- Verse 1:
- * Gambaran tentang seorang anak laki-laki yang polos dan penuh harapan, bermimpi tentang masa depan yang cerah.
- * Deskripsi tentang hubungan yang penuh kasih dengan neneknya.
- * Pengakuan bahwa hidup akan sulit dan ada kegelapan di dalam diri, tetapi harapan untuk kebaikan.
- * Permintaan sederhana untuk diingat dan dikunjungi.
- Verse 2:
- * Pertanyaan tentang keberadaan surga dan harapan untuk melihat orang yang dicintai lagi.
- * Perasaan marah dan kehilangan karena orang yang dicintai tidak ada lagi.
- * Upaya untuk mengatasi kesepian dan rasa sakit dengan menggunakan alkohol dan distraksi digital.
- * Pengakuan tentang kebiasaan merusak diri sendiri dan janji untuk tidak melakukannya lagi, tetapi godaan terlalu kuat.
- Break:
- * Vokal yang melankolis dan menghantui mengekspresikan kesedihan dan kerinduan yang mendalam.
- Verse 3:
- * Pengakuan bahwa mimpi tidak selalu menjadi kenyataan.
- * Kerinduan akan kenyamanan dan dukungan dari seorang ibu.
- * Upaya untuk menghilangkan rasa sakit dengan minum alkohol di pesawat.
- * Pengakuan tentang asal-usul rasa sakit yang tidak diketahui dan bagaimana hal itu berkurang ketika bersama teman-teman.
- * Kesadaran bahwa kebahagiaan sejati ditemukan dalam momen-momen di luar pikiran.
- Outro:
- * Pengulangan vokal yang melankolis dan menghantui memperkuat perasaan kesedihan dan kerinduan yang mendalam.
- Postscript:
- * Catatan singkat dan ambigu yang mungkin mengisyaratkan harapan atau resolusi.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah doa yang menyentuh hati dan jujur tentang kehilangan, kesedihan, dan harapan. Ini adalah refleksi tentang kehidupan, kematian, dan upaya untuk menemukan makna dalam penderitaan.
4. Can We Just Go Home Now
- Intro:
- * Hitungan yang cepat mengisyaratkan perasaan tidak sabar dan ingin segera keluar dari situasi.
- Verse 1:
- * Menggambarkan kelelahan dan kejenuhan setelah tampil atau menghadiri acara. Kehilangan suara dan suasana hati yang buruk menunjukkan tekanan dan kelelahan mental.
- * Permintaan bantuan medis mencerminkan kebutuhan untuk istirahat dan pemulihan.
- Pre-Chorus:
- * Sesak di dada dan pikiran yang cenderung terobsesi mengisyaratkan kecemasan dan stres.
- Chorus:
- * Permintaan untuk memperlambat atau berhenti (“slow down”) menunjukkan kesadaran akan perlunya istirahat dan pemulihan.
- * Permohonan untuk pulang (“Can we just go home now?”) mengungkapkan keinginan untuk kembali ke tempat yang aman dan nyaman.
- Verse 2:
- * Penggunaan absinthe dan pesta sepanjang malam menunjukkan upaya untuk melarikan diri dari kenyataan dan menghilangkan rasa sakit.
- * Hati yang melolong seperti anjing liar dan perasaan seperti dewa saat minum mengisyaratkan kekacauan emosional dan kebutuhan untuk merasa kuat.
- Pre-Chorus:
- * Ketidakhadiran cinta membuat rasa sakit tidak terlalu terasa, menunjukkan ketergantungan pada distraksi eksternal.
- Chorus:
- * Mengulang permintaan untuk memperlambat dan pulang memperkuat perasaan kelelahan dan keinginan untuk istirahat.
- Bridge:
- * Perasaan takut, sesak napas, dan insomnia mencerminkan perjuangan dengan kecemasan dan kesehatan mental.
- Verse 3:
- * Mengulang Verse 1 untuk menekankan perasaan kelelahan dan keinginan untuk istirahat.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah refleksi jujur tentang tekanan kehidupan seorang musisi, perjuangan dengan kesehatan mental, dan keinginan untuk pulang ke tempat yang aman dan nyaman. Ini adalah permohonan untuk istirahat dan pemulihan dari tuntutan kehidupan.
5. Why Do I Always Want The Things That I Can’t Have
- Intro:
- * Melodi yang melankolis dan menghantui menciptakan suasana kerinduan dan penyesalan.
- Verse 1:
- * Pencarian cinta di tempat yang salah dan melihat wajah orang yang dicintai di wajah orang asing menunjukkan kerinduan yang mendalam dan upaya untuk mengisi kekosongan.
- * Pencarian Tuhan dalam kebiasaan buruk mencerminkan upaya untuk menemukan makna dan tujuan dalam perilaku merusak diri sendiri.
- * Bergadang sampai matahari terbit menunjukkan upaya untuk menghindari kesepian dan kehampaan.
- Chorus:
- * Menyalakan rokok dan memanggil taksi menjadi rutinitas yang sia-sia untuk mengatasi kesepian.
- * Pertanyaan mengapa selalu menginginkan hal-hal yang tidak bisa dimiliki mengungkapkan rasa frustrasi dan ketidakpuasan yang mendalam.
- Verse 2:
- * Menari sepanjang malam dan minum pil menunjukkan upaya untuk melarikan diri dari rasa sakit dan kesepian.
- * Hidup di kota yang sepi memperburuk perasaan isolasi.
- * Tawaran untuk melarikan diri bersama seseorang mencerminkan keinginan untuk koneksi dan kebersamaan.
- Chorus:
- * Mengetahui tempat kecil yang nyaman dan membayangkan bersantai bersama seseorang memberikan harapan sesaat.
- * Mengulang pertanyaan mengapa selalu menginginkan hal-hal yang tidak bisa dimiliki memperkuat rasa frustrasi dan ketidakpuasan.
- Bridge:
- * Badai yang mulai naik dan helikopter di langit bisa menjadi metafora untuk kekacauan dan ketidakstabilan emosional.
- * Perasaan sukacita yang kemudian mati menunjukkan siklus harapan dan kekecewaan.
- * Pernyataan bahwa kita berada di ambang surga mengisyaratkan potensi untuk kebahagiaan, tetapi juga bahaya kehilangan semuanya.
- Verse 3:
- * Menatap layar dan kehilangan iman pada dunia yang kita buat mencerminkan kekecewaan pada teknologi dan masyarakat modern.
- * Mendengarkan ayah berteriak dan berbaring di lantai kamar mandi sambil bermimpi menunjukkan keluarga yang disfungsional dan kebutuhan untuk melarikan diri.
- Chorus:
- * Membayangkan waktu di mana kita dapat menertawakan semua ini menunjukkan harapan untuk penyembuhan dan resolusi.
- * Perlahan-lahan menyatukan pecahan kaca menjadi metafora untuk membangun kembali diri sendiri setelah mengalami kerusakan.
- Outro:
- * Mengulang pertanyaan mengapa selalu menginginkan hal-hal yang tidak bisa dimiliki memperkuat rasa frustrasi dan ketidakpuasan yang mendalam.
- * Pernyataan bahwa itu sangat menyedihkan menekankan perasaan kehilangan dan keputusasaan.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah refleksi jujur tentang kerinduan, kesepian, dan upaya untuk menemukan kebahagiaan. Ini adalah pengakuan tentang kecenderungan manusia untuk menginginkan apa yang tidak bisa mereka miliki dan rasa sakit yang datang dengan ketidakpuasan.
6. Wonderful Life
- Intro:
- * Melodi yang lembut dan menenangkan menciptakan suasana yang kontemplatif dan melankolis.
- Verse 1:
- * Serangkaian gambaran kontras: anak laki-laki yang melambaikan tangan kepada ayahnya (perpisahan), kekasih yang berbohong (pengkhianatan), jendela plastik yang bersinar (keindahan dalam hal-hal sederhana), dan pertarungan abadi antara iblis dan malaikat (baik dan jahat).
- * Gambaran-gambaran ini menunjukkan bahwa kehidupan itu kompleks dan penuh dengan kegembiraan dan kesedihan.
- Chorus:
- * Pengulangan “What a wonderful life” terdengar ironis mengingat gambaran-gambaran yang kontras di bait-bait. Ini bisa menjadi cara untuk menemukan keindahan bahkan dalam kesulitan dan penderitaan.
- Verse 2:
- * Gambaran kontras lainnya: laba-laba yang mencari kehangatan (perjuangan untuk bertahan hidup), gadis pucat yang memakai perhiasan neneknya (kehilangan dan memori), lonceng gereja berdering (kematian), dan mata hewan yang membeku di lampu depan (ketakutan dan kerentanan).
- * Gambaran-gambaran ini terus menekankan kompleksitas dan kontradiksi kehidupan.
- Chorus:
- * Pengulangan chorus memperkuat ironi dan mendorong pendengar untuk merenungkan makna kehidupan.
- Interlude:
- * Melodi instrumental memberikan kesempatan untuk refleksi dan kontemplasi.
- Verse 3:
- * Gambaran kontras terakhir: skinhead yang diborgol mencium ibunya (cinta dan kekerasan), siswa yang menyeka darah dari bibirnya (perjuangan untuk keadilan), kembang api yang meledak (perayaan), dan narator yang mencengkeram kemudi dengan erat (ketakutan dan kontrol).
- * Gambaran-gambaran ini memperkuat tema kompleksitas dan kontradiksi kehidupan.
- Chorus:
- * Pengulangan chorus terakhir memperkuat pesan ironis dan mendorong pendengar untuk menemukan keindahan bahkan dalam kesulitan dan penderitaan.
- Outro:
- * Panggilan St. Peter dan penolakan untuk mati menunjukkan keinginan untuk hidup dan ketakutan akan kematian.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah refleksi yang kompleks dan ironis tentang kehidupan. Ini mengakui bahwa kehidupan itu penuh dengan kesulitan dan penderitaan, tetapi juga menunjukkan bahwa ada keindahan dan makna yang dapat ditemukan bahkan dalam saat-saat yang paling sulit.
7. Ugly
- Verse 1:
- * Ketidakamanan dan keinginan untuk mengubah penampilan fisik. Keinginan untuk lebih tinggi dan kurus mencerminkan tekanan masyarakat untuk memenuhi standar kecantikan.
- * Perasaan bahwa nilai diri ditentukan oleh pendapat orang lain.
- Pre-Chorus:
- * Bersedia melakukan apa saja untuk orang lain, menunjukkan kebutuhan untuk validasi dan penerimaan.
- Chorus:
- * Perasaan tidak dicintai dan tidak diinginkan karena penampilan fisik.
- Post-Chorus:
- * Keinginan untuk menjadi cantik dan harapan bahwa itu akan menyelesaikan semua masalah.
- * Jatuh dari awan ke dalam keraguan diri sendiri menunjukkan spiral negatif pikiran dan perasaan.
- * Melihat ke mata orang lain dan merasa bahwa mereka tidak perlu berusaha untuk menjadi cantik memperburuk perasaan rendah diri.
- Verse 2:
- * Jantung berdebar kencang saat orang yang disukai masuk ke ruangan menunjukkan daya tarik dan kerentanan.
- * Kesulitan mengekspresikan diri dan ketidakpercayaan diri disalahartikan sebagai sikap.
- Pre-Chorus:
- * Melepaskan orang yang disukai dan mengetahui bahwa mereka tidak mencintai diri sendiri.
- Chorus:
- * Perasaan tidak dicintai dan tidak diinginkan karena penampilan fisik.
- Post-Chorus:
- * Keinginan untuk menjadi cantik dan harapan bahwa itu akan menyelesaikan semua masalah.
- * Jatuh dari awan ke dalam keraguan diri sendiri menunjukkan spiral negatif pikiran dan perasaan.
- * Melihat ke mata orang lain dan merasa bahwa mereka tidak perlu berusaha untuk menjadi cantik memperburuk perasaan rendah diri.
- Interlude:
- * Melodi yang melankolis dan menghantui mengekspresikan kesedihan dan kerinduan.
- Outro:
- * Vokal yang lemah dan putus asa memperkuat perasaan tidak berdaya dan kesepian.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah pengakuan jujur tentang ketidakamanan, keraguan diri, dan tekanan masyarakat untuk memenuhi standar kecantikan. Ini adalah seruan untuk penerimaan diri dan cinta diri.
8. Strange House
- Intro:
- * Melodi yang tenang dan sederhana menciptakan suasana yang kontemplatif dan introspektif.
- Verse 1:
- * Berjalan di jembatan di kota asing dan merasa seperti anak kecil di rumah asing menunjukkan perasaan tidak nyaman dan tidak aman.
- * Melewati arcade tua dan merasa gugup dan takut menunjukkan kecemasan sosial dan ketakutan akan hal yang tidak diketahui.
- * Terlalu banyak rasa sakit di dunia untuk tersenyum hari ini mengungkapkan keputusasaan dan kelelahan emosional.
- Verse 2:
- * Senang bahwa seseorang datang berkunjung dan menghargai mata mereka yang aneh menunjukkan rasa kesepian dan kebutuhan untuk koneksi.
- * Diangkat dari tanah dan merasa senang berada di sekitar mereka menunjukkan dampak positif dari kehadiran orang lain.
- * Terlalu banyak kegelapan di hati untuk mencintai saat ini mengungkapkan ketidakmampuan untuk membentuk hubungan yang sehat karena masalah emosional.
- Bridge:
- * Dimakamkan di halaman gereja di mana bunga liar tumbuh menunjukkan keinginan untuk kedamaian dan ketenangan.
- * Memberitahu teman-teman bahwa mereka mencintai mereka lebih dari yang mereka tunjukkan menunjukkan penyesalan dan keinginan untuk hubungan yang lebih dalam.
- * Dunia ini rusak dan semua orang tahu itu menunjukkan keputusasaan dan ketidakpercayaan pada masyarakat.
- * Tidak sembuh dan ketakutan yang kita rasakan mati saat kita bermimpi menunjukkan bahwa impian adalah pelarian dari kenyataan.
- * Impian kita memiliki makna menunjukkan bahwa impian memberi kita harapan dan tujuan.
- Outro:
- * Pengulangan melodi intro menciptakan kesan siklus dan ketidakpastian.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah refleksi jujur tentang kesepian, kecemasan, dan ketidakpastian. Ini adalah pengakuan tentang perjuangan untuk menemukan makna dan koneksi di dunia yang rusak dan penuh rasa sakit.
9. Can Old Lovers Ever Just Be Friends?
- Intro:
- * Melodi yang menenangkan dan familiar menciptakan suasana nyaman dan intim.
- Verse 1:
- * Bertemu mantan kekasih di sebuah bar dan berbicara dengan canggung tentang masa lalu.
- * Menertawakan masa lalu itu mudah sekarang, tetapi dulu sangat menyakitkan.
- Chorus:
- * Pertanyaan apakah mantan kekasih bisa menjadi teman.
- * Satu minuman membuat semua kenangan kembali.
- * Melihat mantan kekasih tersenyum dan merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
- * Melihat hujan dan menyadari betapa banyak kehidupan telah berubah, tetapi juga betapa banyak hal yang tetap sama.
- Verse 2:
- * Berdiri di trotoar di dekat mobil dan meletakkan kepala di lengan mantan kekasih.
- * Menertawakan masa lalu itu mudah sekarang, tetapi melihat rokok mantan kekasih terbakar di trotoar menunjukkan rasa sakit yang masih ada.
- Chorus:
- * Pertanyaan apakah mantan kekasih bisa menjadi teman.
- * Satu minuman membuat semua kenangan kembali dan kemudian berpisah.
- * Tidak akan bertengkar dan menyadari bahwa sudah waktunya untuk mengucapkan selamat malam.
- * Senang bahwa datang dan melihat mata mantan kekasih masih memiliki semangat.
- * Keindahan dan rasa sakit di mata itu terasa seperti kemarin.
- Post-Chorus:
- * Dulu milik satu sama lain dan tinggal di surga.
- * Mengancingkan mantel dan membayar tagihan menunjukkan bahwa sudah waktunya untuk melanjutkan hidup.
- * Meninggalkan kehidupan yang hampir dibuat menunjukkan penyesalan dan kesempatan yang hilang.
- Chorus:
- * Pertanyaan apakah mantan kekasih bisa menjadi teman.
- * Satu minuman membuat semua kenangan kembali dan kemudian berpisah.
- * Melihat mantan kekasih tersenyum dan merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
- * Melihat hujan dan menyadari betapa banyak kehidupan telah berubah, tetapi juga betapa banyak hal yang tetap sama.
- Outro:
- * Pengulangan vokal yang menenangkan dan melankolis memperkuat perasaan penyesalan dan kerinduan.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah refleksi jujur tentang kompleksitas hubungan dan pertanyaan apakah mungkin bagi mantan kekasih untuk benar-benar menjadi teman. Ini adalah pengakuan tentang rasa sakit, penyesalan, dan kenangan indah yang tersisa setelah hubungan berakhir.
10. The End of Suffering
- Intro:
- * Melodi yang tenang dan sederhana menciptakan suasana yang kontemplatif dan introspektif.
- Verse 1:
- * Di ujung penderitaan ada pintu, menunjukkan bahwa ada jalan keluar dari rasa sakit dan penderitaan.
- * Tidak ada apa-apa dan segalanya dan lebih banyak lagi menunjukkan bahwa jalan keluar mungkin tidak seperti yang diharapkan, tetapi itu akan menjadi pengalaman yang transformatif.
- * Stiker di jendela yang mengatakan “Anda tidak punya tempat lagi untuk pergi, melangkah masuk” menunjukkan bahwa menyerah pada penderitaan adalah satu-satunya cara untuk menemukan kedamaian.
- Verse 2:
- * Di ujung penderitaan ada ruangan, menunjukkan bahwa jalan keluar adalah ruang yang aman dan terlindungi.
- * Gambar krayon anak-anak tentang bulan menunjukkan bahwa jalan keluar adalah kembali ke kepolosan dan keheranan masa kanak-kanak.
- * Menyalakan rokok dan bersandar di dinding menunjukkan rasa pasrah dan penerimaan.
- * Tidak ada tempat lagi untuk jatuh menunjukkan bahwa telah mencapai titik terendah dan tidak ada tempat untuk pergi selain naik.
- Interlude:
- * Vokal yang melankolis dan menghantui mengekspresikan kesedihan dan kerinduan.
- Verse 3:
- * Di ujung penderitaan ada rumah, menunjukkan bahwa jalan keluar adalah menemukan tempat untuk menjadi diri sendiri.
- * Satu-satunya cara untuk sampai ke sana adalah sendiri menunjukkan bahwa jalan keluar adalah perjalanan yang harus dilakukan sendiri.
- * Berbaring di sofa, menyalakan TV, dan memejamkan mata menunjukkan penyerahan dan keinginan untuk melarikan diri.
- * Tanpa harapan bermimpi menunjukkan bahwa harapan terakhir terletak pada mimpi.
- Verse 4:
- * Di ujung penderitaan ada dunia, menunjukkan bahwa jalan keluar adalah menemukan cara baru untuk melihat dunia.
- * Tersandung ke jendela dan menarik tirai menunjukkan keberanian untuk menghadapi kenyataan.
- * Menghabiskan begitu banyak waktu dalam kegelapan dan melihat matahari bersinar menunjukkan harapan dan pembaruan.
- Outro:
- * Vokal yang melankolis dan menghantui mengekspresikan kedamaian dan penerimaan.
Makna Keseluruhan: Lagu ini adalah refleksi jujur tentang penderitaan dan harapan. Ini mengakui rasa sakit dan kesulitan yang kita semua alami dalam hidup, tetapi juga menunjukkan bahwa ada jalan keluar dari penderitaan dan bahwa kedamaian dan kebahagiaan dapat ditemukan bahkan dalam saat-saat yang paling sulit.
Baca Juga:
[fozura_musikin_az_musisi type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu A Wonderful Life Album Chords
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. A Wonderful Life Album Chords ?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Oke, siap! Berikut interpretasi makna lagu-lagu dari album “A Wonderful Life” karya A Wonderful Life Album Chords, dengan gaya santai dan emoticon:
“Don’t Let Me Go” ini kayak curhatan tengah malam, deh. Hubungan yang intens tapi toxic, ada ketergantungan dan pikiran gelap. Metafora asap dan api ngena banget, kayak lagi kebakar dalam hubungan itu.
“Don’t Cry, Put Your Head On My Shoulder” ini so sweet banget! Lagu tentang persahabatan sejati, siap jadi sandaran pas lagi down. Ingat, nggak sendirian kok!
“Prayer” ini dalem banget, bro! Tentang kehilangan, kerinduan, dan upaya mencari makna. Ada pertanyaan tentang surga dan perjuangan melawan rasa sakit. Hati-hati nangis ya dengerinnya.
“Can We Just Go Home Now” ini relatable banget buat para introvert! Capek dengan hiruk pikuk kehidupan, pengennya kabur ke tempat yang aman dan nyaman. Pengen rebahan aja, nggak sih?
“Why Do I Always Want The Things That I Can’t Have” ini nyindir diri sendiri banget, nih. Selalu ngejar yang nggak bisa digapai, ujungnya frustrasi. Emang dasar manusia, ya?
✨ “Wonderful Life” ini ironis tapi bikin mikir. Hidup memang kompleks, ada suka ada duka. Tapi, tetap aja ada keindahan di tengah kesulitan. Jangan lupa bersyukur, ya!
“Ugly” ini jujur banget tentang insecurity dan tekanan dari standar kecantikan. Lagu ini penting banget buat self-love, biar nggak minderan. Sayangi dirimu apa adanya! ❤️
“Strange House” ini tentang kesepian dan perasaan nggak aman di dunia yang asing. Tapi, ada harapan buat koneksi dan makna. Jangan takut buat keluar dari zona nyaman!
“Can Old Lovers Ever Just Be Friends?” ini pertanyaan yang bikin penasaran! Ketemu mantan, kenangan lama muncul lagi. Bisa nggak sih cuma jadi teman?
“The End of Suffering” ini pesan harapan di tengah penderitaan. Ada jalan keluar, ada kedamaian yang bisa dicapai. Jangan menyerah, ya!
Gimana? Ngena banget kan maknanya? Jangan lupa share ke temen dan keluarga biar pada dengerin juga!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.