Makna Lagu Iwan Fals – SUMBANG ceritaIN tentang arti Oke, langsung aja nihEh, bro, lagu Sumbang itu kayak Iwan Fals lagi ngajak kita buat bangun dan lawan penguasa yang korup, gitu deh! . 💬
Makna Lagu Iwan Fals · SUMBANG
Oke, ini dia analisis makna lagu “Sumbang” dari Iwan Fals:
Intro:
» Intro lagu ini langsung menghentak dengan nada minor yang kelam, menciptakan suasana tertekan dan mencekam. Pendengar langsung diajak masuk ke dalam dunia yang penuh dengan kesulitan dan ketidakadilan.
Bait 1:
Kuatnya belenggu besi
mengikat kedua kaki
Tajamnya ujung belati
menghujam diulu hati
sanggupkah tak akan lari
walau akhirnya pasti mati…
» Bait ini menggambarkan kondisi penindasan dan ketidakberdayaan. “Belenggu besi” dan “ujung belati” adalah metafora untuk kekuatan yang menindas dan rasa sakit yang mendalam. Pertanyaan “sanggupkah tak akan lari” menunjukkan perjuangan internal untuk tetap tegar meskipun menghadapi kematian.
Bait 2:
Dikepala tanpa baja
ditangan tanpa senjata
ah itu soal biasa
yang singgah di depan mata kita
» Bait ini menggambarkan kondisi rakyat biasa yang tidak memiliki kekuatan atau perlindungan (“tanpa baja”, “tanpa senjata”). Penindasan dan ketidakadilan sudah menjadi “soal biasa”, sesuatu yang sering terjadi dan disaksikan sehari-hari.
Reff I:
Lusuhnya kain bendera
dihalaman rumah kita
bukan satu alasan
untuk kita tinggalkan
banyaknya persoalan
yang datang tak kenal kasihan
menyerang dalam gelap
» Reff ini mengekspresikan rasa cinta pada tanah air meskipun banyak masalah. “Lusuhnya kain bendera” melambangkan kondisi negara yang mungkin sedang terpuruk, tetapi bukan alasan untuk meninggalkannya. Persoalan digambarkan datang “tak kenal kasihan” dan “menyerang dalam gelap”, menunjukkan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan.
Bagian *):
Memburu kala haru
dengan cara main kayu
tinggalkan bekas biru
lalu pergi tanpa ragu..
» Bagian ini menggambarkan tindakan kekerasan dan kebrutalan yang dilakukan oleh oknum tertentu (“main kayu”). “Bekas biru” melambangkan luka fisik dan mental yang ditinggalkan, dan pelaku pergi “tanpa ragu”, menunjukkan impunitas atau kekebalan hukum.
Bait 3:
Setan setan politik
kan datang mencekik
walau dimasa paceklik
tetap mencekik..
» Bait ini menyindir para politisi yang serakah dan korup (“setan setan politik”). Mereka terus “mencekik” rakyat, bahkan di masa sulit (“paceklik”).
Reff II:
Apakah selamanya
politik itu kejam
apakah selamanya
dia datang tuk menghantam
ataukah memang itu
yang sudah digariskan
menjilat..menghasut..menindas
memperkosa hak hak sewajarnya
» Reff ini mempertanyakan apakah kekejaman politik adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Kata-kata “menjilat..menghasut..menindas” menggambarkan perilaku buruk para politisi yang memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan menindas rakyat.
Bagian #):
Maling teriak maling
sembunyi balik dinding
pengecut lari terkencing kencing
tikam dari belakang
lawan lengah diterjang
lalu sibuk mencari kambing hitam
» Bagian ini menggambarkan kemunafikan dan kecurangan. “Maling teriak maling” adalah ungkapan untuk orang yang melakukan kesalahan tetapi malah menuduh orang lain. Mereka “tikam dari belakang” dan “mencari kambing hitam” untuk menutupi kesalahan mereka.
Bait Penutup:
Selusin kepala tak berdosa
berteriak hingga serak
didalam negri yang congkak
lalu senang dalam tertawa
» Bait ini menggambarkan penderitaan orang-orang yang tidak bersalah (“selusin kepala tak berdosa”) yang berteriak mencari keadilan di negara yang sombong (“negri yang congkak”). Sementara itu, para pelaku kejahatan malah “senang dalam tertawa”, menunjukkan ketidakadilan yang sangat mencolok.
Outro:
» Outro mengulangi bagian “#” tentang “Maling teriak maling”, menekankan pesan tentang kemunafikan, kecurangan, dan impunitas.
Secara Keseluruhan:
- Tema Utama: Lagu “Sumbang” adalah kritik sosial yang tajam terhadap ketidakadilan, penindasan, korupsi, dan kemunafikan yang terjadi di masyarakat dan dunia politik.
- Gaya Bahasa: Iwan Fals menggunakan metafora yang kuat, bahasa yang lugas, dan repetisi untuk menyampaikan pesannya dengan efektif.
- Suasana: Lagu ini menciptakan suasana yang kelam, tegang, dan penuh amarah, tetapi juga mengandung sedikit harapan untuk perubahan.
Semoga analisis ini membantu!
Baca Juga:
[fozura_musikin_az_musisi type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Iwan Fals – SUMBANG
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Iwan Fals – SUMBANG?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Intinya sih, lagu “Sumbang” itu kayak teriakan Iwan Fals buat kita semua. Dia nyindir abis para penguasa yang korup dan tukang tipu, yang bisanya cuma neken rakyat kecil.
Lagu ini nampilin realita pahit, bro! Kekerasan, ketidakadilan, sama kemunafikan udah jadi makanan sehari-hari. Kita yang gak punya apa-apa, cuma bisa gigit jari ngeliat mereka enak-enakan.
Tapi, lagu ini juga ngasih semangat, lho! Walau kondisi negara lagi susah, kita gak boleh nyerah. Harus terus berjuang buat perubahan, jangan biarin para “maling teriak maling” itu menang!
✊ “Sumbang” itu tamparan keras buat kita semua biar melek. Jangan diem aja ngeliat ketidakadilan! Ayo, suarakan kebenaran! Biar pada sadar! Sebarkan lagu ini ke temen & keluarga biar makin banyak yang peduli!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.