Makna Lagu Desa LukaNegara – 4TH Lumpur Lapindo ceritaIN tentang arti Oke, siap! Nih, satu kalimat ajaBro, lagu 4TH Lumpur Lapindo itu kayak ngasih semangat ke temen-temen korban lumpur biar gak nyerah dan tetep kuat, karena kita semua ada buat mereka! . 💬
| Musisi | : | Desa LukaNegara |
| Judul | : | 4TH Lumpur Lapindo |
| Pencipta | : | … |
| Album | : | … |
| Rilis | : | … |
| Produser | : | … |
| Genre | : | … |
Makna Lagu Desa LukaNegara · 4TH Lumpur Lapindo
Oke, ini dia analisis makna lagu “4TH Lumpur Lapindo” dari Desa LukaNegara sesuai format yang kamu minta:
Intro:
» Intro musik dengan progresi chord yang berulang menciptakan suasana melankolis namun penuh harapan, menggambarkan kesedihan mendalam sekaligus tekad untuk bangkit.
Bait 1:
4 tahun berjalan lumpur seakan teriak
merendam semua apa yang kita pijak
perih mereka harus jadikan semangat
tuk rangkul semua dan atasi bersama..
» Bait ini menggambarkan kondisi korban lumpur Lapindo setelah 4 tahun bencana. Lumpur diibaratkan “berteriak”, melambangkan penderitaan yang terus berlanjut. Meski perih, lirik mengajak untuk menjadikan penderitaan sebagai motivasi untuk bersatu dan mengatasi masalah bersama.
Reff:
ingin raih bintang terang tuk temani
hati mereka terbelenggu slama ini
kami disini rasakan bersama
saat bencana melanda tempat mereka..
» Refrain ini adalah harapan dan solidaritas. “Meraih bintang terang” adalah simbol harapan untuk masa depan yang lebih baik. Lirik mengakui bahwa hati para korban “terbelenggu” oleh trauma. Penulis lagu menyatakan merasakan penderitaan yang sama dan memberikan dukungan.
Musik:
» Jeda musik memberikan waktu untuk merenungkan makna bait dan refrain, sekaligus membangun antisipasi untuk bait selanjutnya.
Bait 2:
semua menatap lumpur tak mau menyerah
rumah tak jadi atap tuk mereka
injaklah takutmu genggam beranimu
merah darahmu dan harus putih tulangmu..
» Bait ini menekankan keteguhan dan keberanian. Walaupun kehilangan tempat tinggal, para korban tidak menyerah. Lirik “injaklah takutmu” dan “genggam beranimu” adalah ajakan untuk mengatasi rasa takut dan bangkit. Frase “merah darahmu dan harus putih tulangmu” adalah metafora perjuangan sampai titik darah penghabisan.
Reff:
ingin raih bintang terang tuk temani
hati mereka terbelenggu slama ini
kami disini rasakan bersama
saat bencana melanda tempat mereka..
» Pengulangan refrain memperkuat pesan harapan, solidaritas, dan dukungan.
#):
sabar hai kawan dan pantang menyerah
tinggalkan perih biarlah hilang berganti
detak berdebu jangan terulang kembali
wujudkan semua ini agar terobati tanpa di ratapi
» Bagian ini berisi pesan motivasi yang lebih eksplisit. Lirik mengajak untuk bersabar, tidak menyerah, dan meninggalkan kesedihan. “Detak berdebu” melambangkan masa lalu yang suram, dan lirik berharap kejadian itu tidak terulang. Lirik juga mendorong untuk mewujudkan harapan agar luka dapat terobati tanpa terus meratapi.
Reff:
ingin raih bintang terang tuk temani
hati mereka terbelenggu slama ini
kami disini rasakan bersama
saat bencana melanda tempat mereka..
» Refrain sekali lagi menegaskan pesan utama lagu.
Musik:
» Jeda musik memberikan kesempatan untuk meresapi pesan lagu.
Reff:
ingin raih bintang terang tuk temani
hati mereka terbelenggu slama ini
kami disini rasakan bersama
saat bencana melanda tempat mereka..
» Refrain diulang untuk semakin menekankan pesan harapan dan dukungan.
#):
sabar hai kawan dan pantang menyerah
tinggalkan perih biarlah hilang berganti
detak berdebu jangan terulang kembali
wujudkan semua ini agar terobati tanpa di ratapi
» Bagian motivasi diulang, menegaskan pentingnya kesabaran, keteguhan, dan harapan.
Reff:
ingin raih bintang terang tuk temani
hati mereka terbelenggu slama ini
kami disini rasakan bersama
saat bencana melanda tempat mereka..
» Refrain terakhir mengakhiri lagu dengan penekanan pada harapan dan solidaritas.
Secara Keseluruhan:
Lagu “4TH Lumpur Lapindo” adalah lagu yang mengungkapkan penderitaan dan harapan para korban lumpur Lapindo. Lagu ini bukan hanya tentang kesedihan, tetapi juga tentang keteguhan, keberanian, dan solidaritas. Lirik-liriknya mengajak untuk tidak menyerah pada keadaan, tetapi untuk bangkit, bersatu, dan meraih masa depan yang lebih baik. Lagu ini adalah bentuk dukungan moral bagi para korban dan juga pengingat bagi kita semua akan pentingnya kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.
Baca Juga:
[fozura_musikin_az_musisi type=”makna_lagu”]
MeLirik Lagu Desa LukaNegara – 4TH Lumpur Lapindo
Salam #MasBro #MbakBro
Yuk MeLirik makna/artinya
1. Desa LukaNegara – 4TH Lumpur Lapindo?
Apa arti lagu ini?
Maknanya menceritakan tentang apa?
Nanti kami akan wawancara musisinya. Kita ceritain disini nanti ya.
2. musikIN
Intinya, lagu “4TH Lumpur Lapindo” dari Desa LukaNegara ini kayak ungkapan hati banget buat para korban lumpur Lapindo. Empat tahun berlalu, luka masih terasa, tapi semangat harus tetap membara!
Lagu ini ngajak kita buat nggak nyerah meski rumah hilang dan hidup terasa berat. Injak aja rasa takut, genggam keberanian, dan terus berjuang sampai titik darah penghabisan! Merah darahmu dan harus putih tulangmu. ✊
Selain itu, lagu ini juga nyampein pesan solidaritas yang kuat. “Kami di sini rasakan bersama,” kayak bilang kita nggak sendiri dan ada yang peduli sama penderitaan kita. Yuk, saling rangkul dan atasi masalah bareng!
✨ Jadi, intinya lagu ini adalah tentang harapan, keberanian, dan solidaritas buat para korban lumpur Lapindo. Semoga bintang terang selalu menemani hati mereka! Share lagu ini ke temen dan keluarga kamu biar makin banyak yang peduli!
3. namamu disini
[fozura_musikin_banner_melirik]Semoga bermanfaat.
Seneng bisa berbagi.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.